Prabu Sutisna alumni Universitas Pamulang fakultas hukum mengatakan, tensi politik pada tahun 2024 sangat tinggi. Menurutnya, kecurangan bisa saja terjadi.
“Saya khawatir pemilu dilakukan kecurangan dikarenakan putra mahkota Pak Presiden mencalonkan diri,” ujarnya.
“Ayah yang sayang pada anaknya seperti seorang anak minta dibelikan permen sama seorang ayah, pasti dibelikan permen itu,” tambah Prabu.
Mantan Ketua Umum Peradilan Semu Universitas Pamulang ini meminta agar penyelenggara pemilu menjadi wasit yang netral. “Minimal jika ada pelanggaran, meniup peluit jangan ragu-ragu. Ibarat seperti permainan sepak bola,” tandasnya.
Follow Berita infotangerang.co.id di Google News
(Gln/Rdk)


