Close Ads

Iklan - Scroll untuk membaca artikel ↓

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Advertisement


ASI Pertama Merupakan Pemberian Istimewa dari Bunda untuk Buah Hati

Kesehatan  

Bunda menyusui sang buah hati. (Dokumen RS Sari Asih Group/infotangerang.co.id)
Advertisement

MENYUSUI adalah fase yang penuh tantangan setelah melahirkan. Terutama bagi bunda yang baru pertama kali menyusui. Berbagai drama penuh tantangan seringkali mewarnai hari-hari saat menyusui, seperti ASI sedikit, puting lecet, payudara bengkak, mastitis (peradangan pada jaringan payudara), dan beragam tantangan lainnya.

Konsultan laktasi dan Instruktur Pijit Bayi RS. Sari Asih Ciputat, Tangerang Selatan, dr. Hikmah Kurniasari, MKM, IBCLC, CIMI menyarankan sejak hamil, ibu perlu berkonsultasi dengan ahli nya agar saat sang buah hati hadir di pangkuan, pengetahuan yang benar tentang menyusui sudah didapat sehingga jika terjadi kendala dapat lebih mudah diatasi dengan didampingi oleh tenaga kesehatan kompeten.

“Seringkali di hari-hari pertama menyusui sejak bayi lahir inu merasa ASI nya tidak keluar atau sedikit, sehingga berpikir tidak ada ASI di dalamnya, kemudian ibu merasa kuatir dan memilih susu formula untuk buah hatinya,” ujar dr. Hikmah Kurniasari dalam keterangan tertulis, Senin (15/8/2022).

Baca juga:  Tinnitus, Penyebab Telinga Berdenging, Cara Mengatasi dan Pencegahannya

Disampaikan oleh dr. Hikmah Kurniasari bahwa pada hari-hari pertama jumlah ASI yang keluar masih sedikit sesuai dengan kapasitas lambung bayi yaitu sekitar 5-7 ml pada hari pertama kemudian akan bertambah menjadi 22-27 ml pada hari ketiga dan menjadi sekitar 45-60 pada satu minggu. ASI pertama disebut kolostrum dan berwarna bening dan kuning keemasan dengan jumlah terbatas namun istimewa mengandung tinggi beta karoyen yang diubah menjadi vitamin A yang dibutuhkan untuk kesehatan bayi.

Baca juga:  Mengenal Parkinson Penyakit Neurodegeneratif

Dijelaskan dr. Hikmah Kurniasari, kolostrum juga mengandung tinggi protein yang dapat memberikan daya tahan tubuh bagi bayi dan sebagai penacahar yang penting untuk saluran pencernaan bayi.

“Perasaan dihari-hari pertama menyusui bagi ibu sangat beragam. Bahagia, bercamput takut, khawatir, atau bingung merupakan seringkali dialami ibu sehingga dengan pengetahuan yang benar bagi ibu untuk menghadapinya demi kebaikan buah hati,” tutur dia.

Dukungan bagi ibu menyusui diperlukan dari berbagai pihak terutama dari orang terdekat yaitu suami, dan keluarga yang tinggal satu rumah sangat diperlukan sehingga dapat berhasil menyusui.

(Mad)

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement