Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Bulan Inklusi Keuangan 2022, Muamalat Institute Sinergi dengan BMI dan KNEKS Luncurkan Program Literasi Bersama

Finansial  

Bank Muamalat Indonesia, Muamalat Institute dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) meluncurkan program literasi bersama.
Advertisement

Chief Human Capital Officer Bank Muamalat Indonesia, Riksa Prakoso menyampaikan, kegiatan literasi dan sosialisasi terkait ekonomi dan keuangan syariah tidak dapat dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri.

Kolaborasi antar pihak seperti pelaku industri perbankan syariah, regulator, lembaga pendidikan, akademisi, dan kementerian atau lembaga lainnya perlu di masifkan agar terjadi suatu keselarasan pemahaman di masyarakat.

“Kami di Bank Muamalat Indonesia memiliki visi menjadi bank syariah yang terdepan, oleh karena itu perlu ditunjang oleh sumber daya insani yang kompeten dan berdaya saing global, sehingga kami tanamkan nilai-nilai IDEAL (Islami, modern, dan profesional), contohnya program virtual internship yang kita luncurkan hari ini merupakan salah satu komitmen dari Bank Muamalat dan Muamalat Institute untuk mendapatkan talent-talent terbaik sebagai penerus dari Bank Muamalat di masa mendatang dan juga untuk mendukung pemerintah pada salah satu program dari merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) Kemendikbud,” ujar Riksa, dalam keterangan tertulis, Rabu (2/11/2022).

Baca juga:  Naik Rp30 Ribu, Harga Emas Antam Terus Meroket di Akhir Pekan

Sementara itu, Direktur Eksekutif Muamalat Institute selaku project coordinator, Anton Hendrianto mengungkapkan, peluncuran program literasi bersama ini meliputi tiga program, yaitu Program Virtual Internship yang ada di Bank Muamalat Indonesia untuk sejumlah posisi seperti Business Intelligence Analyst, UI/UX designer, Full Stack Developer, Product Development, dan Digital Marketing.

Program kedua yang diluncurkan adalah Muamalat Institute Business Innovation Incubator, melalui kompetisi bisnis berupa pendanaan bagi pelajar di tingkat pendidikan atas dan juga pendidikan tinggi untuk memupuk jiwa kewirausahaan dan menciptakan ide bisnis ke dalam suatu produk. Hal ini bertujuan untuk menambah kompetensi dan juga wawasan bagi pelajar karena mereka didampingi oleh para mentor yang profesional dan berpengalaman dalam dunia start up.

Baca juga:  Bank BJB Berikan Pelayanan Langsung kepada Nasabah di Hari Pelanggan Nasional

Menurut Anton, program bisnis inkubator ini memberikan pendanaan dengan skema dana bergulir, untuk tingkat SMA/ SMK akan didanai sebesar 30 juta rupiah per kelompok, dan untuk mahasiswa sebesar 100 juta rupiah dan juga mereka akan di dampingi oleh para mentor.

Anton berharap program ini memupuk jiwa entrepreneurship yang dapat menghasilkan ide bisnis cemerlang dan mencetak pebisnis muda.

“Selain itu, bagi perbankan syariah hal ini merupakan tanggung jawab sosial untuk bisa mencetak pelaku bisnis, agar terjadi kesinambungan antara sektor riil yaitu pelaku UMKM dan juga industri perbankan syariah,” tuturnya.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement