“Kami bersama tim kesehatan Puskesmas Kresek memantau pertumbuhan balita di sejumlah wilayah atau desa. Karena ini penting, apalagi di masa pandemi tekanan ekonomi sangat terasa dialami masyarakat maka dampak dari itu berimbas kepada asupan gizi,” lanjutnya.

Ace Kurniawan mengungkapkan, catatan di Kecamatan Kresek balita yang perlu mendapat perbaikan gizi sekitar 11 anak. Hal ini terjadi tidak serta merta karena kurang nutrisi, tetapi ada juga disebabkan faktor lain, karena komorbid.

“Itu yang perlu kita cari tahu penyebabnya, untuk selanjutnya melakukan tindakan penanggulangannya,” jelas Ace Kurniawan saat meninjau Posyandu Teratai 1 Desa Kresek.

(Jar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *