Close Ads
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Advertisement


Dampak Corona, 3.042 Pekerja Di Kota Tangerang Kena PHK, ini Tanggapan Walikota

Kota Tangerang, Tangerang Raya  

Arief R Wismansyah Saat Memipin Musrenbang Melalui Video Conferensi (foto/hms)
Advertisement

KOTA TANGERANG – Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, sejauh ini terdapat 54 perusahaan dengan total 3.729 orang yang terdampak virus Covid-19. Dimana pekerja yang di-PHK sebanyak 3.042 orang dan yang dirumahkan sebanyak 687 orang.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah pun mendorong perusahaan-perusahaan dan para pekerja yang terdampak Covid-19 untuk mendaftar Kartu Prakerja.

“Kita sedang berkoordinasi juga dengan Disnakertrans Provinsi Banten dan Kementerian Ketenagakerjaan RI kaitan permohonan untuk Kartu Pra Kerja yang mampu meringankan masyarakat kita yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja,” jelas Walikota yang ditemui di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (9/4).

Baca juga:  Pemkot Serahkan 14 Bidang Aset Tanah Kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang

“Jadi kita minta informasinya lebih terbuka kepada masyarakat sehingga mereka bisa langsung mengakses pendataan yang dilakukan oleh provinsi dan juga pemerintah pusat,” sambungnya lagi.

Mengantisipasi akan bertambahnya jumlah pekerja yang dirumahkan atau di PHK, Kota Tangerang telah menyiapkan anggaran senilai 138 miliar rupiah dimana salah satunya untuk jaring pengaman sosial.

Baca juga:  Pemusnahan Barang Bukti Miras, Wali Kota Tangerang: Kota Ini Tidak Mentolerir Kelalaian Melanggar Hukum

Advertisement

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement