KESEHATAN, infotangerang.co.id – Pernahkah Anda menyadari bahwa tinggi badan orang tua kita seiring berjalannya waktu tampak makin berkurang? Banyak yang menganggap hal ini sebagai bagian alami dari proses penuaan. Namun, tahukah bahwa penyusutan tinggi badan bisa jadi merupakan tanda osteoporosis?
Menurut Dokter Spesialis Ortopedi di RS Sari Asih Karawaci, dr. Handi Suntama E, Sp.OT, AIFO-K, perubahan postur tubuh pada lansia adalah alarm peringatan yang tidak boleh diabaikan.
Apa Itu Osteoporosis?
Dijelaskan dr. Handi Suntama E, Sp.OT, AIFO-K, osteoporosis adalah kondisi medis ketika tulang menjadi rapuh akibat hilangnya kepadatan dan massa tulang. Kerapuhan ini menyebabkan tulang kehilangan kekuatannya, sehingga sangat mudah mengalami patah (fraktur).
Bahayanya, pada penderita osteoporosis parah, patah tulang bisa terjadi bukan hanya karena jatuh yang keras, melainkan bahkan karena akibat benturan yang sangat ringan atau aktivitas harian yang terjadi tanpa disadari.
Tanda Tersembunyi yang Sering Tidak Disadari
Lebih jauh, dr. Handi Suntama menjelaskan jika Osteoporosis sering dijuluki sebagai silent disease karena keluhannya sering kali tidak terasa di tahap awal. Namun, ada beberapa tanda fisik yang bisa kita amati pada lansia di sekitar kita:
• Tinggi Badan yang Menyusut: Tulang belakang yang melemah dan memipih secara perlahan menyebabkan penurunan tinggi badan secara signifikan.
• Postur Tubuh Membungkuk: Kondisi tulang belakang yang rapuh membuat postur tubuh cenderung melengkung ke depan atau makin membungkuk seiring bertambahnya usia.
Mengapa Deteksi Dini Osteoporosis Sangat Penting?



