TANGERANG SELATAN – Dewan Perwakilan Wilayah Brigade Manguni Indonesia (DPW BMI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Wilayah I. Kegiatan digelar untuk membentuk para pengurus DPW BMI Provinsi Banten.
Kegiatan berlangsung di Gedung Graha Vila Pamulang, Jalan Wijaya Kusuma Sektor VI Setu Kelurahan Bhakti Jaya, Tangerang Selatan, Sabtu (20/8/2022).
Muswil kali ini, dihadiri langsung oleh Tonaas Wangko (Ketua Umum) Batara Rockyama Ronoko, Heski Roring Ketua DPT BMI Jakarta-Sulut, Pdt Rido Mailangkay, Plt Ketua DPW BMI Prov Banten Virgo Warouw, Sekretaris Jendral Marcel Maramis, Ketua DPD BMI Tangerang Selatan Samuel Timbuleng, Ketua Panitia Anthonius Then, Sekretaris Panitia Ivan Mailangkay, Bendahara Panitia Kezia Taty, MC Ibu Sance Kapoyos dan kurang lebih 100 anggota BMI lainnya dari Cilegon, Serang, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan juga Kabupaten Tangerang.
Muswil I DPW BMI Provinsi Banten dibuka secara resmi oleh Tonaas Wangko (Ketua Umum) Batara Rockyama Ronoko sekaligus menyerahkan palu kepada Jelly A.L Goni selaku pimpinan rapat Muswil tersebut.
Sebelum dibuka secara resmi, Tonaas Wangko (Ketua Umum) Batara Rockyama Ronoko menyampaikan bahwa BMI harus mampu mengantisipasi dan memberikan respon pada perubahan strategis yang terjadi saat ini di organisasi BMI ke depan.
Ditegaskan Tonaas Wangko, bahwa semboyan BMI adalah Militan, Berbudaya dan Solid. Sampai saat ini di Provinsi Banten tetap Solid dan masih militan, karena disini masih banyak para senior-senior yang memiliki semangat menjaga keberadaan BMI.
“Kita adalah Tonaas orang-orang yang berbudaya, dan kita harus ingat pesan atau falsafah hidup yang dikatakan Bapak DR Sam Ratulangi mengatakan Sitou Timou Tumou Tou yang berarti “orang hidup menghidupi orang lain”. Artinya kita merindukan satu dengan yang lain dan jangan kita saling jatuh menjatuhkan sesama Minahasa terlebih di tanah perantauan,” tegasnya.
“Hari ini saya akan membuka secara resmi Muswil I DPW BMI yang dilaksanakan di Graha Vila Pamulang, semoga dihasilkan yang terbaik untuk kemajuan BMI ke depan,” lanjut Tonaas Wangko sekaligus mengetuk palu sebagai tanda Muswil resmi dibuka.
Heski Roring Ketua DPT BMI Jakarta-Sulut dalam sambutannya mengapresiasi apa yang sudah dilaksanakan panitia pelaksana Muswil I Provinsi Banten sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.
Dia mengatakan Brigade Manguni Indonesia (BMI) merupakan organisasi kemasyarakatan berbasis budaya Minahasa yang sudah memiliki legalitas resmi.
“Karena itu pengurus dan anggota BMI harus memberikan dampak positif dimana pun berada, seperti kata pepatah dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung,” kata dia.
“Kita juga harus dapat menyesuaikan dengan kearifan lokal tanpa meninggalkan kebiasaan dan adat istiadat Minahasa, termasuk sifat tolong menolong dan menjaga persatuan kesatuan bangsa,” imbuhnya.
Artikel selengkapnya di halaman berikutnya…
Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Muswil I DPD BMI Provinsi Banten masih dalam suasana HUT Kemerdekaan RI Ke 77. Karena itu kita harus berpikiran cerdas dan inspiratif sesuai tema hari kemerdekaan RI yaitu pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat.
“Mari kita jadikan momentum bagi Brigade Manguni Indonesia (BMI) termasuk DPD BMI Provinsi Banten untuk saling menguatkan barisan, karena sebagai anak bangsa kita harus maju bersama menghadapi tuntutan jaman.Ini tidaklah mudah, namun kita BMI harus bersinergi bersama-sama dengan tetap menjaga nilai-nilai luhur kita, terlebih di tanah perantauan. Karena ini menjadi motivasi utama BMI dalam menghadapi tantangan dan hambatan baik di internal dan eksternal, termasuk yang akan dihadapi para pengurus DPW BMI Provinsi Banten Plt Tonaas Virgo Warouw,” jelasnya.
“Tapi yakinlah, ketika kita meminta hikmat kepada sang pencipta, maka kita akan mampu menjalani tugas dan tanggung jawab ini. Ingat, tetap jalin komunikasi karena ini sangat penting, karena tidak ada superman yang ada supertim. Semoga Brigade Manguni Indonesia (BMI) semakin maju ke depan,” tutur dia diakhir sambutan.
Plt Ketua DPW BMI Provinsi Banten Virgo Warouw menjelaskan, kepada media disela-sela Muswil I bahwa Muswil ini harus mampu mengantisipasi dan membuat program untuk membantu pemerintah dalam mengatasi perubahan di jaman teknologi ini.
“Melalui Muswil DPD BMI Provinsi Banten, semoga menghasilkan kepengurusan yang responsif, memahami dinamika sosial kemasyarakatan Provinsi Banten serta dapat membangun SDM yang profesional,” ujarnya.
SDM yang ada harus diperkuat dengan cara profesional, kata Virgo Warouw menambahkan, karena itu, kami melihat pentingnya mempersiapkan generasi muda di tubuh BMI tanpa mengabaikan peran serta para orang tua kita.
“Kita juga mengharapkan, melalui Muswil I ini, diharapkan bisa menghasilkan rencana strategis dan ketua serta kepengurusan yang baik dalam membangun DPW BMI Provinsi Banten yang lebih baik lagi,” ungkapnya.
Lanjutnya lagi, selaras dengan 9 Kode Etik Brigade Manguni Indonesia (BMI) harus menjadi pedoman seluruh pengurus BMI, dan anggota, yaitu; 1. Setia pada AD/ADRT BMI, 2. Membela Kepentingan Rakyat, 3. Patuh Pada Perintah Atasan, 4. Tegas Dan Adil Dalam Bertindak, 5. Didepan Dalam Pertarungan, 6.Rela Berkorban, 7. Saling Menghormati, 8. Saling Mendukung, dan 9. Saling Mengingatkan Dan Introspeksi Diri.
“Dengan melaksanakan sembilan hal tersebut, kita yang ada di DPW BMI Provinsi Banten akan mampu berkontribusi besar terhadap pembangunan,” tuturnya.
Maksud dan tujuan BMI adalah untuk menghimpun, mempersatukan, membina dan meningkatkan peran anggota menjadi pelaku pelestari nilai nilai budaya Indonesia khususnya budaya Minahasa yang profesional dan memiliki sikap budi pekerti luhur.
“Saya meminta kepada jajaran pengurus yang akan dibentuk agar tetap selalu menjaga kekompakan, kebersamaan, dan berkarya terus untuk kemajuan BMI ke depan, termasuk berperan serta dalam membangun dan mendukung percepatan kemajuan pembangunan di Provinsi Banten dan juga pembangunan di Kabupaten-Kota, tentunya dengan mengedepankan kearifan-kearifan lokal serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Provinsi Banten dan di seluruh DPD kabupaten atau kota,” pungkasnya.
(Gln)



