Kondisi lahan parkir saat ini sangat terbatas. Sehingga tidak bisa menampung banyak kendaraan besar.
“Ada trailer, wing box dan segala macam yang masuk. Dan kami harus memposisikan kendaraan ini untuk antre. Kalau antrean panjang bisa mengganggu jalur utama,” katanya.
Oleh karena itu, dengan rencana pembangunan gedung baru ini, akan disediakan dua land untuk layanan uji KIR. Selain itu, untuk saat ini uji KIR dibatasi hanya 100 hingga 150 kendaraan.
“Jika pembangunan rampung, maka kuota kendaraan untuk uji KIR dipastikan bertambah. Apalagi kami ada layanan drivethru jadi menunjang pula,” tutur Ika.
Follow Berita infotangerang.co.id di Google News
(Gln/Rdk)


