PR TANGERANG – Tren kenaikan harga emas yang melesat tajam dalam tiga tahun terakhir menjadi sinyal positif bagi para pelaku industri. Kisara Capital, perusahaan holding investasi nasional, menyatakan komitmennya untuk memperkuat penetrasi bisnis dan memperluas ekosistem industri emas dari hulu hingga hilir pada tahun 2026.

Direktur Utama (CEO) Kisara Capital, Reza Rizky Darmawan, mengungkapkan bahwa kenaikan harga pasar yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir memberikan keyakinan kuat bagi perusahaan untuk terus menyuntikkan modal pada sektor ini.

“Kami fokus untuk memperbesar bisnis emas, mulai dari pengolahan, toko emas, hingga pengembangan merek Logam Mulia (LM). Harga emas meningkat pesat dalam tiga tahun terakhir, dan kami yakin momentum ini adalah waktu yang tepat untuk mengembangkan ekosistem secara menyeluruh,” ujar Reza dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Sebagai perusahaan holding, Kisara Capital tidak hanya bermain di satu lini saja. Pengusaha muda ini menjelaskan bahwa strategi perusahaan adalah membangun portofolio yang saling terintegrasi untuk menciptakan nilai tambah di setiap rantai pasok industri emas.

Saat ini, lini bisnis dan anak perusahaan di bawah naungan Kisara Capital mencakup:

  • Pemurnian (Refinery): Pengolahan bahan baku emas menjadi standar kemurnian tinggi.
  • Pencetakan (Minting): Produksi emas batangan dengan standar industri.
  • Merek Batang Emas (Brand): Pengembangan identitas produk logam mulia agar kompetitif di pasar.
  • Toko Ritel: Membuka akses langsung ke konsumen akhir melalui jaringan distribusi fisik.

Reza optimistis potensi bisnis emas akan terealisasi dengan baik berkat komposisi tim di Kisara Capital yang memadukan keahlian manajemen konsultan, pengusaha muda, dan pelaku industri emas senior. Kombinasi ini diyakini mampu membawa perusahaan tumbuh cepat namun tetap berkelanjutan.

“Kami berinvestasi pada perusahaan-perusahaan di dalam ekosistem yang kami yakini potensinya. Dengan pengalaman tim yang ada, kami siap membangun ekosistem emas yang tangguh menghadapi dinamika pasar global,” pungkasnya.

(AD/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *