Close Ads

Iklan - Scroll untuk membaca artikel ↓

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
15 hari
Menuju Pelantikan Pengurus SMSI Kabupaten Tangerang

Jajaran Polresta Tangerang Ikuti Apel Siaga Penanggulangan Bencana

Kabupaten Tangerang  

Foto: Jajaran Polresta Tangerang ikuti apel kesiapsiagaan bencana. Sekda Kabupaten Tangerang Maesyal Rasyid memimpin apel tersebut, Jumat (22/1/2021).
Advertisement

KABUPATEN TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten mengikuti apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana di lapangan Maulana Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Apel siaga kali ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Maesyal Rasyid, Jumat (22/1/2021).

Kegiatan itu juga diikuti personel Kodim 0510 Tigaraksa, Satpol PP dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang. Dalam apel tersebut, Wakapolresta Tangerang AKBP Dedy Tabrani memimpin langsung personel Polresta Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro mengatakan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana adalah langkah preventif dalam mengantisipasi penaggulangan bencana. Paradigma penanggulangan bencana sudah semestinya diubah dari responsif menjadi preventif.

“Hal itu agar konsep penanggulangan bencana bukan sekedar reaktif tetapi juga proaktif dengan kemampuan analisa dan pemetaan yang sesuai,” kata Wahyu.

Baca juga:  Pemkab Tangerang Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan ke Puluhan Ribu Pekerja Rentan

Masih kata Wahyu, wilayah Kabupaten Tangerang memiliki karakteristik potensi bencana banjir. Guna mengantisipasi potensi bencana itu diperlukan kesiapsiagaan semua aspek. Namun juga diperlukan adanya perubahan perilaku.

“Masyarakat harus mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan pengelolaan sampah yang baik, tidak dibuang sembarangan, dan adanya keaktifan untuk terus memonitor saluran air,” terang Wahyu.

Baca juga:  Ramadhan Penuh Berkah, Cahyo Sujana Ubay Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim

Respon yang cepat, lanjut Wahyu, perangkat pemerintah harus berpadu dengan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam penanganan bencana. Dengan demikian, upaya penanggulangan bencana secara komprehensif dapat berjalan cepat, tepat, efisien, dan efektif.

“Mari kita senantiasa waspada dan selalu berdoa serta mengubah perilaku kita. Karena atas izin-Nya, bencana bisa saja kita cegah dengan penanganan yang benar,” tuturnya. (Dhi/Red)

Advertisement
Scroll to Continue With Content

Iklan