1. Kondisi yang Mengancam Nyawa

Kondisi ini memerlukan tindakan resusitasi segera dalam hitungan menit karena taruhannya adalah nyawa pasien.
• Henti Nafas & Henti Jantung: Kehilangan kemampuan bernapas atau detak jantung secara mendadak.
• Syok Berat: Penurunan aliran darah secara drastis ke organ-organ vital tubuh yang ditandai dengan kulit dingin, pucat, dan nadi sangat lemah.

2. Gangguan Jalan Nafas dan Sirkulasi

Oksigen adalah kebutuhan paling vital tubuh manusia. Gangguan pada saluran pernapasan dan sirkulasi darah harus segera ditangani secara medis.

• Gagal Nafas & Sesak Nafas Berat: Kesulitan bernapas ekstrem hingga kuku atau bibir membiru (sianosis).
• Status Asmatikus: Serangan asma berat yang tidak membaik meskipun sudah menggunakan obat inhaler/semprot standar.
• Perdarahan Masif: Kehilangan darah dalam jumlah besar dan cepat akibat kecelakaan, luka robek dalam, atau muntah/buang air besar berdarah.

3. Penurunan Kesadaran

Setiap perubahan mendadak pada fungsi otak dan saraf adalah tanda bahaya merah (red flag).
• Koma: Kondisi tidak sadarkan diri secara total dan tidak merespons rangsangan luar.
• Stroke Akut: Gejala lumpuh sebelah, mulut mencong, atau bicara pelo secara tiba-tiba. Waktu penanganan (golden period) sangat menentukan kepulihan pasien stroke!
• Kejang Berkepanjangan: Kejang yang berlangsung lebih dari 5 menit atau kejang berulang tanpa pulih kesadaran di antaranya.

4. Gangguan Hemodinamik

Hemodinamik berkaitan dengan aliran darah dan kinerja jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh.
• Hipotensi Berat: Tekanan darah yang merosot sangat rendah hingga menyebabkan organ kekurangan suplai darah.
• Gagal Jantung: Jantung tidak mampu memompa darah dengan efektif, sering ditandai dengan sesak napas saat berbaring telentang dan pembengkakan pada kaki.
• Gangguan Irama Jantung (Aritmia): Detak jantung yang terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan yang disertai lemas, pusing, atau nyeri dada.

PENTING UNTUK DIINGAT:

Menunda membawa pasien dengan kriteria di atas ke rumah sakit dapat menyebabkan kerusakan organ permanen bahkan kematian. Selalu simpan nomor darurat rumah sakit terdekat di ponsel Anda.

(Ard/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *