Muhammad Romli menjelaskan setiap tahunnya program kerja kepala desa dalam pembangunan selalu mengacu kepada yang telah di RAPBdes dan RPJMDes kan kecuali yang bersifat mendesak seperti bencana alam dan lainnya.
“Semua sudah diatur dari awal, tinggal memilah dan milih skala prioritas mana program yang akan dilaksanakan,” ujarnya.
Kepala Desa Koper, Ayub menjelaskan selama ini Desa Koper exspose atau kemitraan dengan pihak ketiga sudah berjalan lama. Tetapi saat ini akan lebih ditingkatkan lagi terutama dalam hal infrastruktur untuk masyarakat desa.
“Seperti air bersih, produk lokal Desa, fasilitas umum, hingga beasiswa dengan dukungan perusahaan untuk pembangun Desa Koper,” ucapnya.
Ayub berharap dengan dukungan CSR dari perusahaan, Desa Koper bisa lebih kuat mulai dari segi ketahanan pangan hingga pariwisata. Ayub ingin mengembangkan potensi hiburan keluarga untuk memperkuat PAD Desa Koper.
“Terlebih Desa Koper memiliki wisata yang unik, yakni sawah dan embung. Selain itu pasarnya pun jelas karena Desa Koper perbatasan Kecamatan Jayanti dan Pintu Rest Area KM 45 yang nantinya bisa untuk menambah potensi PAD,” pungkasnya.
(Jar/Red)


