Hal ini membuat Ujang Soleman sebagai kepala kelurahan merasa terharu, karena dimasa pandemi seperti ini masih ada yang mau perduli dengan saudaranya yang sedang kesusahan.
“Kita juga merasa terharu, tiba-tiba pihak Sari Asih mencari saya dan meminta data untuk santunan yatim. Kata saya ya silahkan kita back up, karena mereka mau memperhatikan saudara-saudara kita disaat seperti ini,” kata Ujang.
Sementara itu, seorang nenek yang akrab disapa emak Urip warga Rt 3 Rw 7 yang sedang mengantar cucunya mengucapkan banyak terima kasih dengan adanya santunan tersebut.
“Saya sangat bersyukur dengan adanya bantuan sembako ini, dan terima kasih kepada kelurahan pabuaran tumpeng,” tutur emak Urip.
“cucu saya ini, saya rawat sedari orok sejak masih bayi semenjak ayahnya meninggal dunia,” imbuhnya. (Dhi/Red)



