Close Ads

Iklan - Scroll untuk membaca artikel ↓

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Advertisement


Kelurahan Pabuaran Tumpeng Santuni 80 Anak Yatim Ditengah Pandemi Corona

Kabupaten Tangerang  

Advertisement

KOTA TANGERANG – Ditengah pandemi covid-19 Kelurahan Pabuaran Tumpeng bersama dengan rumah sakit Sari Asih Karawaci adakan santunan anak yatim. Santunan berupa sembako untuk warga Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Jumat (11/9/2020).

Kepala Kelurahan Pabuaran tumpeng, Ujang Soleman mengatakan bahwa bantuan untuk anak yatim kali ini bersumber dari swadaya karyawan rumah sakit Sari Asih Karawaci Kota Tangerang.

“Santunan 80 orang anak yatim kerjasama dengan rumah sakit Sari Asih Karawaci. Dalam hal ini kita tentunya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Sari Asih,” tuturnya.

Dikatakan Ujang, santunan biasa dilakukan dua kali dalam setahun. “Seharusnya santunan yatim di kelurahan ini dalam setahun dua kali sebanyak 150 orang, kita kasih saat ini dari Sari Asih. Berarti kita kedepannya santunan untuk yang belum nerima, jadi semua akan terayomi,” ucapnya.

Baca juga:  Luar Biasa! Kelurahan Pabuaran Tumpeng Bisa Olah Sampah dan Budidaya Maggot

Santunan tersebut, lanjut Ujang menjelaskan, merupakan sumbangan yang di kumpulkan dari para karyawan rumah sakit Sari Asih. Dikumpulkan dari mulai seribu rupiah setelah terkumpul banyak baru disalurkan.

“Santunan ini adalah bentuk kepedulian dari pada karyawan Sari Asih yang mengumpulkan sumbangan mulai dari seribu rupiah,” terangnya.

Hal ini membuat Ujang Soleman sebagai kepala kelurahan merasa terharu, karena dimasa pandemi seperti ini masih ada yang mau perduli dengan saudaranya yang sedang kesusahan.

Baca juga:  Dinilai Gagal Bina Kades Wanakerta, Puluhan Wartawan dan LSM Minta Bupati Tangerang Copot Kadis DPMPD

“Kita juga merasa terharu, tiba-tiba pihak Sari Asih mencari saya dan meminta data untuk santunan yatim. Kata saya ya silahkan kita back up, karena mereka mau memperhatikan saudara-saudara kita disaat seperti ini,” kata Ujang.

Sementara itu, seorang nenek yang akrab disapa emak Urip warga Rt 3 Rw 7 yang sedang mengantar cucunya mengucapkan banyak terima kasih dengan adanya santunan tersebut.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya bantuan sembako ini, dan terima kasih kepada kelurahan pabuaran tumpeng,” tutur emak Urip.

“cucu saya ini, saya rawat sedari orok sejak masih bayi semenjak ayahnya meninggal dunia,” imbuhnya. (Dhi/Red)

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement