Seseorang dalam survival mode cenderung merenungkan emosi negatif lebih dari biasanya. Merenungkan emosi terlalu lama dapat menyebabkan stres kronis dan masalah kesehatan lainnya.
5. Ingin Mengendalikan Situasi
Ketika hidup terasa kacau, seseorang cenderung mencoba mengendalikan situasi untuk menghilangkan ancaman. “Ini upaya untuk menciptakan prediktabilitas, bukan mengendalikan orang lain,” kata Ivelevitch.
Cara Keluar dari Survival Mode
Dr. Shrestha menyarankan untuk berkata pada diri sendiri bahwa kita aman, sambil menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya kembali. Perhatikan lingkungan sekitar lihat, dengar, dan rasakan. Ulangi afirmasi bahwa kita aman.
“Ini sangat efektif untuk membantu beralih dari mode ‘lawan atau lari’ ke sistem saraf parasimpatik,” kata Shrestha.
(AD/Rdk)


