Menurut Dandim dari keterangan Pasi Intel, pemberantasan tempat narkoba perlu dana yang besar, sementara permasalahan hidup semakin sulit. Alhasil, menjadikan narkoba jadi salah satu bentuk pelarian.

“Mengapa narkoba berbahaya, habitus kebiasaan, adiktif ketagihan dan penyesuaian,” jelasnya.

Masih kata Bangun I E Siregar, Narkoba adalah membuat pemakainya nuansa sakau, selalu teringat dan terkenang, terbayang hal yang menyenangkan. Yang sudah sembuh bisa kambuh kembali dan memakai kembali karena perasaan kangen berat ingin kembali oleh kesan nikmat dalam bahasa gaul (nagih),” ujarnya. (Dhi/Red)

Source: Pendim 0510/Trs.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *