INFOTANGERANG.CO.ID – Minggu (7/9/2025), Pantai Tanjung Pasir di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, tampak begitu semarak. Di bawah terik matahari yang tak terlalu menyengat, pantai ini menjadi saksi bisu dari keramaian pengunjung yang tak ada habisnya. Mereka datang dari berbagai penjuru, mencari sepotong ketenangan sederhana di tepian laut untuk melepaskan diri dari penatnya kehidupan kota.
Dengan pasirnya yang berwarna putih kecoklatan dan ombaknya yang landai, Pantai Tanjung Pasir menjadi pilihan ideal bagi keluarga. Terutama di akhir pekan, area pantai dipenuhi oleh pengunjung yang menggelar tikar di bawah teduhnya pepohonan, menikmati bekal piknik sambil mengawasi anak-anak bermain, memancing, atau sekadar berlarian di pinggir pantai.
Salah satu pengunjung, Aisyah, yang datang dari Cikupa, mengaku sering mengunjungi pantai ini bersama keluarganya. Menurutnya, rasa lelah akibat perjalanan yang macet dan polusi di jalanan seketika sirna saat tiba di pantai.
“Ya, capek di jalan itu terbayarkan. Udah sampai sini rasanya adem, plong,” ungkap Aisyah. Udara segar dan suasana yang tenang seolah menjadi penawar ampuh untuk segala penat.
Selain suasananya yang nyaman, biaya masuk Pantai Tanjung Pasir juga terbilang ramah di kantong. Aisyah menyebut, untuk dua motor, ia hanya perlu membayar Rp25.000 per motor. “Lumayan, enggak terlalu mahal,” katanya. Biaya yang terjangkau ini menjadi daya tarik tersendiri, membuat pantai ini bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.
Petualangan Ganda: Menuju Pulau Seribu dari Tanjung Pasir
Daya tarik Pantai Tanjung Pasir tak berhenti di sana. Aisyah mengungkapkan bahwa hal yang paling menarik dari pantai ini adalah aksesnya menuju Pulau Seribu. Dari dermaga Tanjung Pasir, pengunjung dapat menyeberang ke pulau-pulau eksotis tersebut.
Perjalanan laut yang hanya memakan waktu 15-20 menit dengan biaya Rp25.000 sekali jalan, memungkinkan wisatawan untuk merasakan pengalaman ganda: bersantai di pantai daratan Tangerang, lalu melanjutkan petualangan ke gugusan pulau di seberang.
Meski menawarkan pesona yang kuat, Aisyah berharap pengelola dapat meningkatkan beberapa aspek, terutama terkait kebersihan dan fasilitas. “Paling dari sampah kali ya. Kebersihannya,” ujar Aisyah. Ia juga berharap adanya standar harga tiket yang jelas dan penambahan fasilitas umum seperti bangku, tenda, atau bahkan mengembalikan taman yang dulu pernah ada. “Dulu ada tamannya, sekarang enggak tahu ke mana,” imbuhnya.
Terlepas dari segala kekurangan yang ada, Pantai Tanjung Pasir tetap menjadi destinasi favorit banyak orang. Ia menawarkan pelarian yang mudah dijangkau dan terjangkau, tempat di mana kebahagiaan sederhana bisa ditemukan di antara hembusan angin laut dan tawa riang anak-anak.
(AD/Rdk)



