Palsukan Merek Kasur Inoac, Pasutri Warga Sindang Jaya Dibekuk Polisi

  • Bagikan
Polresta Tangerang menggelar konferensi pers ungkap kasus pemalsuan merek yang dilakukan pasutri berinisial TS dan M. (Dok. infotangerang.co.id)

KABUPATEN TANGERANG – Palsukan merek kasur Inoac, pasangan suami isteri (pasutri) warga Sindang Jaya harus berurusan dengan polisi. Polresta Tangerang-Polda Banten membekuk pelaku karena diduga melakukan tindak pidana pemalsuan merek. Keduanya adalah TS (37) dan istrinya M (34), warga Perumahan Suvarna Sutra, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro menjelaskan, peristiwa berawal saat sales resmi dari perusahaan kasur Inoac menemui salah seorang pelanggannya yang menyampaikan bahwa telah membeli kasur bermerek Inoac.

“Saat sales memeriksa kasur itu, diketahui bahwa kasur bermerek Inoac itu bukanlah produk asli Inoac,” kata Wahyu saat menggelar konferensi pers di Gedung Presisi Polresta Tangerang Polda Banten, Selasa (28/12/2021).

Sales itu kemudian melaporkan peristiwa adanya kasur Inoac diduga palsu ke bagian legal perusahaan. Tim legal perusahaan kemudian membuat laporan ke polisi pada Kamis (15/10/2021). Dari laporan itu, kemudian diketahui bahwa lokasi toko dan gudang penjualan kasur dengan merek diduga palsu itu berada di Desa Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang.

Mendapatkan laporan, tim dari Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Tangerang kemudian melakukan penyelidikan. Wahyu menjelaskan, berdasarkan barang bukti yang diamankan, penyidik kemudian meminta keterangan ahli dari Dirjen HAKI Kemenkumham. Keterangan ahli menyebutkan, barang bukti yang diamankan patut diduga merupakan produk dengan merek palsu.

  • Bagikan