KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok berupa gas elpiji 3 kilogram, dan bahan bakar minyak (BBM) aman hingga perayaan Natal dan Tahun Baru 2022.
Hingga kini, Pemkab Tangerang terus melakukan pemantauan harga barang kebutuhan pokok (bapok) di delapan pasar di Kabupaten Tangerang. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Dilihat infotangerang.co.id melalui laman resmi tangerangkab.go.id, Rabu (22/12/2021) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiarto mengatakan salah satu indikator terkendalinya perekonomian dapat dilihat dari harga sembako yang ada di pasar tradisional atau pasar rakyat. Dengan begitu, harga kebutuhan bapok di Kabupaten Tangerang harus dipastikan dalam keadaan yang aman.
“Mengenai ketersediaan bapok (bahan pokok) masih tergolong aman sampai akhir tahun mendatang. Meski begitu, untuk mengantisipasi lonjakan harga kami akan terus memonitoring harga bapok dan bahan pangan penting lainnya di 8 pasar setiap minggunya. Jika terjadi lonjakan harga di atas 15 persen kami juga akan melakukan operasi pasar,” tutur Ujang.
Menurut Ujang, Pemkab Tangerang akan selalu melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang untuk dapat menstabilkan harga menjelang Nataru.



