“Saat ini yang cukup tinggi terpantau cabai, faktor kenaikan harga terjadi karena adanya curah hujan yang tinggi, sehingga kuantitas distribusi ke pasar tradisional menjadi menurun,” ucap dia.
Ketersediaan gas khususnya elpiji 3 Kg juga dinyatakan aman berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Pihak Pertamina dan Hiswana Migas Cab Tangerang Raya. Ketersediaan stok gas elpiji 3 Kg untuk Wilayah Tangerang lancar secara regular yang beredar setiap hari dari 60 agen dengan 1.620 pangkalan, dengan total tabung 3 Kg sebanyak 350 Mt/perhari.
Sedangkan untuk ketersediaan BBM menjelang nataru dalam keaadaan aman. Hal tersebut didasari oleh hasil rapat koordinasi dengan Pertamina. Dia menyampaikan, ketersediaan BBM jenis Pertalite mencapai 887 kiloliter (KL) perhari, Pertamax sebanyak 247 kiloliter (KL) perhari dan untuk Solar 592 kiloliter (KL) perhari.
“Untuk pengalokasikan gas elpiji 3 Kg menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 ada tambahan 4% per hari dari pendistribusian normal, sedangkan untuk mengantisipasi terjadi lonjakan konsumsi BBM pihak Pertamina juga mengalokasikan tambahan droping BBM sebanyak 5% selama Natal dan Tahun Baru,” jelasnya. (Fan/Red)



