“Kunci keberhasilan pertanian adalah sumberdaya manusia. PUB akan bicara khusus dengan Gubernur tentang pendampingan petani. Dinas terkait sebaiknya menyediakan program khusus peningkatan kapasitas petani. Saya ke Cimanyangrai untuk koordinasi, mendapat input dari petani dalam rangka memfasilitasi melalui jejaring PUB, seperti para investor, perusahaan pertanian. Ini bukan bantuan, tapi fasilitas,” ujar Anton Apriyantono.

Sebagaimana diketahui di Lebak sudah ada kerjasama LMDH dengan petani, hanya saja masih banyak potensi dan kapasitasnya yang perlu dikembangkan; khususnya komoditi jagung.

“Pelaku utama bidang pertanianya itu petani itu sendiri. Mereka inilah yang harus paling produktif. Terutama petani yang berkeinginan kuat untuk berubah. Pesan buat pak jaro, harus jelas setiap petani garap lahan yang mana, buat rencana pertanian, lebih banyak gunakan pupuk organik. Kita akan siapkan bibit unggul bekerjasama dengan para pihak. Dan ini penting juga, petani jangan dibebani administrasi, karena petani adalah pelaku teknis lapangan,” tutup Anton, yang pernah menjabat Menteri Pertanian di masa SBY.

PUB sebuah organisasi wadah bagi berbagai aktifitas masyarakat Banten dan pemerintah Provinsi Banten tanpa membedakan ras dan agama serta politik kepartaian yang diikutinya dengan visi Banten Baru, Banten Bangkit, Banten Juara dan masyarakatnya sejahtera dalam bingkai iman dan taqwa, dalam hal ini menjadi mitra utama pemerintah sebagai pelaksana program besar ini.

Setelah di awali berbagai pertemuan sebelumnya pada 8 Juni 2020, jajaran pengurus PUB melakukan pertemuan khusus bersama Gubernur Banten, Wahidin Halim dan Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Al Muktabar di Rumah Dinas Gubernur dalam rangka membahas program lanjutan Banten Lumbung KetahananPangan Nasional dan kemudian dilanjutkan pada ranah lebih teknis pada 17 Juni2020 melakukan pertemuan bersama Kepada Dinas Pertanian Provinsi Banten, AgusTauchid.

Kemudian pada 27 Juni 2020 bertempat di Sekretariat Pusat PUB, juga di adakan pembahasan khusus terkait hal tersebut oleh jajaran inti Pengurus Pusat PUB yang dihadiri Sekum dan Para Waketum bersama para steakholder program mulai dari Wakil Kepala Perhutani Jawa Barat-Banten, Akademisi, perwakilan lembaga keumatan, sociopreneur, dan juga hadir Kepala Desa Cimangray selaku Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) pengurus Dompet Dhuafa. (Dhi/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *