Bagian terakhir yang dibutuhkan dalam pembuatan robot ini adalah HMI. HMI digunakan oleh operator untuk memberikan perintah bagi pergerakan robot. HMI bekerja dengan cara memberikan perintah ke platform IoT yang akan ditransmisikan ke robot melalui internet. Blynk menyediakan aplikasi untuk membangun HMI di smartphone. Oleh karena itu dalam proses pembuatannya, Nur Uddin menggunakan smartphone sebagai perangkat untuk mengoperasikan robot.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa robot Wi-Fi yang diciptakan Nur Uddin, Ph.D. bekerja dengan baik sesuai fungsinya. Robot tersebut dapat dioperasikan dari jarak jauh menggunakan smartphone melalui jaringan internet. Kendala yang dialami hanyalah delay yang terjadi selama proses pengujian.
Mengingat tujuannya sebagai penunjang pembelajaran robotik dan IoT, robot Wi-Fi yang diciptakan oleh Nur Uddin, Ph.D. ini dikembangkan sesederhana mungkin. Selain struktur luarnya yang sederhana, sirkuit elektronik robot ini juga dirancang sesederhana mungkin agar pemula dapat mengikuti langkah-langkah yang dilakukan Nur Uddin dengan baik.
Selain itu, biaya yang dikeluarkan untuk membuat robot ini relatif murah untuk sebuah robot edukasi. Meskipun murah, robot ini dapat digunakan untuk menerapkan solusi dari permasalahan yang kompleks.
(Hen/Fan)



