3. Pembinaan Mental dan Spiritual: Selain bantuan materi, setiap kegiatan santunan juga diisi dengan ceramah keagamaan, doa bersama, dan pembinaan moral. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan spiritual kepada anak-anak yatim piatu agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang baik, berakhlak mulia, dan kuat dalam menghadapi tantangan hidup.

4. Menjalankan Perintah Agama: Menyantuni anak yatim merupakan perintah yang diutamakan dalam Islam. Program ini adalah bentuk nyata dari kepatuhan terhadap tuntunan agama yang menganjurkan umat untuk selalu peduli terhadap anak-anak yang kehilangan orang tua, sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW.

Selama lima tahun berjalan, program ini terus berkembang, baik dari jumlah anak yang disantuni maupun partisipasi masyarakat. Dari awal yang hanya puluhan anak, kini jumlah penerima manfaat telah mencapai lebih dari seribu anak yatim piatu dari berbagai kelurahan di Kecamatan Cipondoh.

“RS Sari Asih Cipondoh berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan anak-anak yatim piatu di wilayah sekitarnya. Melalui santunan rutin ini, diharapkan anak-anak tersebut dapat tumbuh dengan penuh harapan dan merasa diperhatikan serta dicintai oleh komunitasnya,” terangnya.

Ia pun berharap semoga program ini terus membawa berkah dan menjadi teladan bagi masyarakat luas dalam menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan.

Follow Berita infotangerang.co.id di Google News

(Ard/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *