Sinergikan BLK dengan Industri, Pengurus FKLPI Tangerang Resmi Dilantik

Penulis -

Selasa, 7 September 2021 - 20:34 WIB

Sekda Pemerintah Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid melantik pengurus Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri (FKLPI) Kabupaten Tangerang, Selasa (7/9/2021).

Sekda Pemerintah Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid melantik pengurus Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri (FKLPI) Kabupaten Tangerang, Selasa (7/9/2021).

KABUPATEN TANGERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid melantik pengurus Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri (FKLPI) Kabupaten Tangerang, Selasa (7/9/2021).

Pelantikan pengurus periode 2021-2024 itu berlangsung di lokasi Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang di Jalan Raya Warung Doyong, Desa Carenang, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Sekda Maesyal yang mewakili Bupati Tangerang dalam sambutannya mengatakan, FKLPI memiliki peran yang sangat strategis menjembatani kepentingan lembaga pelatihan dengan dunia industri. Sinergi ini, kata Sekda, akan menjawab tantangan kekinian yaitu membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten. Sehingga calon tenaga kerja dapat segera terserap di lapangan kerja.

“Dengan kehadiran FKLPI ini, kami berharap terjadi sinergi yang baik sehingga bisa saling menopang. Para alumni pelatihan di UPTD Latihan Kerja ini dapat terserap, sementara dunia industri juga ikut berperan memberikan masukan serta terlibat aktif dalam proses pelatihan. Sehingga hasil yang diharapkan yaitu sumber daya manusia yang berkompeten benar-benar bisa diwujudkan,” kata Maesyal.

UPTD Latihan Kerja Disnaker Kabupaten Tangerang berdiri sejak tahun 2017, dan telah meluluskan 1.552 peserta, di mana 542 orang sudah terserap di lapangan kerja.

“Dan pada tahun 2021, hingga bulan Juli, sudah meluluskan 109 peserta dari 209 peserta,” jelasnya.

Baca juga:  Ayah Tewas Tenggelam di Perairan Kepulauan Seribu, Anaknya Dalam Pencarian

Kehadiran UPTD Latihan Kerja dinilainya menjadi harapan dalam memberikan peluang bagi para tenaga kerja baru yang dapat bersaing serta menjadi SDM yang produktif di tengah pertumbuhan penduduk Kabupaten Tangerang yang mencapai 3 persen pertahunnya.

“Kami optimis, FKLPI ini menjadi sinyalemen positif bagi masyarakat kita dalam memberikan peluang bagi angkatan kerja, karena dapat membantu meningkatkan kualitas program UPTD Latihan Kerja, sekaligus menyerap alumni pelatihan bekerja di dunia industri,” ujarnya.

Pertumbuhan penduduk Kabupaten Tangerang menjadi tantangan tersendiri Pemkab Tangerang, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini. Sehingga dibutuhkan formulasi serta kebijakan khusus agar potensi SDM lokal dapat terus ditingkatkan.

Sementara itu, Plt Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang Beni Rachmat menambahkan, saat ini telah ada 20 perusahaan yang tergabung dalam FKLPI. Dia menyadari, jumlah tersebut masih sangat sedikit dari sekitar 6.400 industri yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Kami berharap forum ini dapat terus berkiprah dan berkembang, karena perannya sangat strategis. Kami akan terus menerus menyosialisasikan agar semakin banyak pelaku industri yang bergabung,” ucapnya.

Selain bisa menjembatani kepentingan UPTD Latihan Kerja, FKLPI juga diharapkannya menjadi wahan transformasi pengetahuan serta keterampilan. Beni mengatakan, perkembangan dunia industri saat ini sangat dinamis, sehingga kurikulum serta metode pelatihan yang disediakan di balai latihan kerja (BLK) pun harus terus beradaptasi.

Baca juga:  Camat Rajeg Segera Panggil Ketua TKSK dan Pendamping PKH Desa Sukamanah

“Sehingga alumni yang dihasilkan pun memang benar-benar siap kerja,” kata Beni.

Ketua FKLPI Kabupaten Tangerang Erry E Tamonsang berkomitmen akan berperan aktif dalam meningkatkan kualitas alumni lembaga pelatihan tersebut.

Erry mengatakan, dunia industri pun sangat membutuhkan calon tenaga kerja yang terampil, sehingga sinergi itu menurutnya sebuah terobosan yang sangat baik.

“Kami sangat mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang ini. Memang masih perlu peningkatan kualitas kurikulum di pelatihan kerja ini, terutama soal membangun karakter serta mental alumninya sebagai angkatan kerja yang disiplin, mau bekerja keras, dan tekun,” tutur Erry.

Sejauh ini, dijelaskan Erry, semua anggota yang tergabung dalam FKLPI Kabupaten Tangerang memiliki visi yang sama, yaitu meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja. Pihaknya pun akan berikhtiar secara maksimal membantu wahana pelatihan kerja itu dalam menciptakan angkatan kerja yang berkompeten.

“Ada beberapa program yang sudah kami susun agar visi tersebut dapat tercapai. Kami sangat yakin, sinergi ini bisa berkontribusi dalam meningkatkan kualitas angkatan kerja di Kabupaten Tangerang,” tandasnya.

Di kesempatan tersebut, turut ditandatangi nota kesepahaman bersama (MoU) antara UPTD Latihan Kerja Disnaker Kabupaten Tangerang dengan dua perusahaan dalam penempatan calon tenaga kerja, serta pembukaan program pelatihan kerja angkatan ketiga tahun 2021. (Rud/Red)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangerang

Warga Citra Raya Meninggal Dunia Diduga Terjangkit Virus Corona, Bupati Langsung Semprot disinfektan

Hukum & Kriminal

Pria Paruh Baya Meninggal Tergeletak di Jalan, Ini Kata Kapolsek Pakuhaji

Kabupaten Tangerang

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Tiga Pilar Sosialisasi Protokol Kesehatan di Tangerang

Kabupaten Tangerang

Pimpin Sertijab Kapolsek Pasar Kemis dan Panongan, Kapolresta Tangerang: Pejabat Baru Langsung Bekerja

Kabupaten Tangerang

Remaja 17 Tahun Tenggelam di Galian Pasir Saat Sedang Berenang

Kabupaten Tangerang

Jelang AKB dan Perpanjangan PSBB, Polsek Pakuhaji Lakukan Sosialisasi

Hukum & Kriminal

Gaji Tak Kunjung Cair, Pria di Kecamatan Kemiri Nekat Gantung Diri

Kabupaten Tangerang

Gelar Patroli Dialogis, Polsek Tigaraksa Bubarkan Pemuda Langgar Prokes