3. Waktu Makan
Pastikan tidak melewatkan waktu sahur, hindari tidur setelah sahur agar tidak memperberat kerja dari LES, sehingga mengurangi resiko terjadinya GERD.
Berbuka tidak dengan makanan yang terlalu banyak dan terlalu cepat, setelah berbuka dengan makanan yang manis, dianjurkan untuk Sholat Maghrib terlebih dahulu, kemudian selesai sholat baru dilanjutkan dengan makan berat. Tujuannya ini supaya lambung tidak kaget, dan tentu saja agar mengurangi resiko terjadinya GERD.
4. Gejala GERD
Jika gejala GERD memberat seperti mual-mual, rasa panas di daerah dada (HeartBurn), sesak, maka tidak disarankan untuk melanjutkan puasa, apalagi sampai timbul gejala muntah, praktis hal tersebut sudah membatalkan puasa kita.
“Kesimpulannya janganlah takut untuk berpuasa bagi para penderita penyakit GERD atau asam lambung,” tutup dr. Fadli Ambara.
(Mad)



