KOTA TANGERANG – Bulan Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk semua orang dalam menata pola makan dengan cara berpuasa, dan tanpa disadari telah memberikan banyak manfaat yang salah satunya adalah kesehatan fisik.

Pada saat kita berpuasa satu bulan penuh terjadi penurunan berat badan akibat dari fatt loss. Karena pada saat berpuasa dengan rata rata berdurasi antara 12-16 jam tubuh banyak menggunakan cadangan energi termasuk di dalamnya adalah penggunaan lemak sebagai bahan bakar energi.

Penurunan berat badan pada saat berpuasa berkisar antara 1,5 kg-3 kg pada minggu awal sampai dengan minggu ketiga puasa.

Pada minggu selanjutnya kemungkinan penurunan berat badan lebih sedikit, oleh karena metabolisme tubuh sudah mulai beradaptasi dan kebutuhan energi tubuh juga sudah mengalami penyesuaian.

Yang menjadi permasalahan adalah pada saat setelah bulan ramadhan berakhir dan memasuki hari raya idul fitri dimana kita akan dihadapkan dengan jumlah makanan yang berlimpah, frekuensi dan waktu makan yang berubah, praktis hal tersebut akan merubah pola yang telah terbentuk selama kita melakukan puasa ramadhan yang dapat berefek kepada gangguan kesehatan dan kenaikan berat badan dalam waktu cepat.

Berikut beberapa tips dari Dokter Umum RS Sari Asih Karawaci, Kota Tangerang, dr Fadli Ambara, agar terhindar dari kenaikan berat badan berlebih setelah bulan Ramadhan:

1. Menerapkan pola makan teratur
kunci utama dalam menjaga berat badan ideal adalah pola makan yang teratur, yaitu makan 3 kali sehari disertai dengan selingan atau camilan yang sehat diantara waktu makan dengan jumlah yang tidak berlebihan yang dilaksanakan dengan waktu yang konsisten. Hindari makan terutama makan yang banyak mengandung lemak dan gula berlebih pada saat malam hari menjelang waktu tidur.

2. Sarapan
Penting untuk tidak melewatkan sarapan, karena sarapan merupakan sumber modal energi awal kita untuk melakukan aktifitas dan membuat rasa kenyang lebih lama sehingga kita dapat terhindar dari nafsu makan yang berlebihan pada saat siang hari. Sarapan yang baik harus mengandung protein dan serat yang cukup serta tidak mengesampingkan karbohidrat sebagai sumber utama energi kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *