Close Ads
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
89 hari
Menuju Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode 2024 - 2029

Advertisement


TPA Cipeucang Longsor Mengakibatkan Bau Menyengat Hingga 7 Kilo Meter

Tangerang Selatan  

Advertisement

KOTA TANGERANG – Sudah 2 minggu sejak dinding penahan sampah TPA Cipeucang ambrol dan bau sampah menyebar hingga radius 7 kilometer, tidak kata permintaan maaf dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan kepada masyarakat di Kecamatan Serpong dan Setu hingga di seberang Sungai Cisadane yaitu Kecamatan Cisauk dan Pagedangan.

“Sesungguhnya bukan hanya permintaan maaf yang harus disampaikan, tetapi juga kompensasi materi akibat dari bau sampah tersebut,” ujar anggota DPRD Fraksi Gerindra PAN Daerah Pemilihan Serpong dan Setu, Hj. Zulfa Sungki Setiawaty melalui keterangan Pers yang diterima Infotangerang.co.id, Minggu (07/6/2020).

Baca juga:  RSUD Kota Tangerang Mulai Hari Ini Tidak Menerima Pelayanan Untuk Pasien Umum

Merujuk Kepada Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sampah, di Pasal 35 Ayat 1,2 dan 3, jelas Hj. Zulfa Sungki Setiawaty, dalam Pasal tersebut diatur tentang kompensasi akibat dari dampak negatif yang di timbulkan oleh penanganan sampah di tempat pemerosesan akhir sampah.

“Dampak negatif tersebut antara lain, pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah, longsor, kebakaran, ledakan akibat gas metan, serta hal lain yang menimbulkan dampak negatif,” kata Hj. Zulfa Sungki Setiawaty.

Baca juga:  Wapres Ma'ruf Amin Minta Masyarakat Patuhi Peraturan Larangan Mudik

Advertisement

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement