“Apabila pemerintah memberi wacana penunjukan, kami akan mempelajari teknisnya lebih lanjut,” tuturnya.

Sementara itu, warga Desa Sindanglaya Kecamatan Cinangka menolak akan dijadikannya Hotel Marbella sebagai rumah singgah Covid-19.

“Saya mewakili masyarakat Desa Sindanglaya Kecamatan Cinangka menolak akan dijadikannya Hotel Marbela sebagai tempat isolasi positif Covid-19. Nanti sektor wisata makin melesu, masyarakat sebagian besar mata pencahariannya jualan di tempat wisata Pantai Anyer,” jelas Mauludin Anwar kepala Desa Sindanglaya yang sekaligus sebagai ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Cinangka. (Fan/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *