KABUPATEN TANGERANG – Warga dari 4 Desa yang berada di Kecamatan Cikupa mengeluh. Mereka mengeluh karena air kali yang melewati Desa Cikupa, Telaga Sari, Pasir Gadung, dan Desa Pasir Jaya tercemar cairan limbah berwarna merah.
Kepada infotangerang.co.id, Kamis (17/2) lalu, seorang nenek yang enggan disebutkan namanya mengatakan, air limbah yang berwarna merah itu tidak hanya mengalir di kali, namun air yang sudah tercemar limbah pabrik tersebut juga memasuki halaman rumahnya dan warga lain.
“Kalinya warna merah, kalau hujan pasti cairan limbah itu masuk ke halaman saya,” kata seorang nenek warga Desa Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Anak dari sang nenek itu juga sempat mengajak awak media melihat aliran kali yang tercemar melalui balkon rumah mereka.
Terlihat aliran air yang berwarna merah itu diduga mengalir dari sebuah pabrik yang memproduksi zat pewarna. Pabrik tersebut berada di wilayah Desa Cikupa yang tidak jauh dari kediaman sang nenek.
Dihari yang sama, bersama sang nenek, awak media berusaha mengkonfirmasi pihak perusahaan terkait keluhan warga tersebut.
“Hayu saya anter ke pabrik, sekalian saya mau protes,” ujar sang nenek.
Sesampainya di pabrik, awak media dan sang nenek tidak dipertemukan oleh pihak perusahaan, hanya diberikan nomor telepon oleh security.
Saat dihubungi, pihak perusahaan memberikan janji bertemu untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.
Pada Selasa (1/3/2022), awak media kembali datang ke pihak perusahaan untuk mengkonfirmasi mengenai dugaan air kali yang tercemar dari limbah pabrik tersebut.
Akan tetapi pihak perusahaan kembali tidak bisa memberi keterangan, terkesan menghindar dari awak media dengan memerintahkan security untuk kembali memberikan nomor telepon yang sama.
“Hubungi saja nomor ini, soalnya gak masuk,” tandasnya.
(Fan/Fan)


