KESEHATAN – Penyakit campak adalah infeksi virus yang sangat menular dan sering menyerang anak-anak. Jika tidak ditangani dengan baik, campak bisa menyebabkan komplikasi serius. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang tua untuk memahami ciri-ciri campak dan cara penanganan yang tepat di rumah, terutama di awal gejala muncul.
Mengenali Gejala Awal Campak pada Anak
Gejala campak seringkali muncul secara bertahap dan bisa menyerupai flu biasa. Menurut Dokter RS Sari Asih Cipondoh, dr. Putri Mutiara Sari, waspadalah jika anak mengalami kombinasi dari gejala berikut:
1. Demam Tinggi: Gejala awal biasanya dimulai dengan demam tinggi, bahkan bisa mencapai 40°C.
2. Batuk, Pilek, dan Mata Merah: Anak akan mengalami batuk kering, pilek, dan mata yang tampak merah serta berair (konjungtivitis).
3. Bintik Koplik: Ini adalah ciri khas campak. Bintik putih keabu-abuan dengan dasar kemerahan muncul di dalam mulut, biasanya di pipi bagian dalam. Bintik ini sering kali muncul 1-2 hari sebelum ruam kulit.
4. Ruam Kulit Merah: Setelah beberapa hari, ruam merah akan muncul. Ruam ini biasanya dimulai dari garis rambut, belakang telinga, dan wajah, kemudian menyebar ke leher, badan, tangan, hingga kaki. Ruam biasanya akan menghilang dalam waktu sekitar seminggu. Penting untuk diingat bahwa gejala ini dapat muncul sekitar 7 hingga 14 hari setelah anak terpapar virus.
Langkah Penanganan Campak di Rumah
Jika anak Anda menunjukkan gejala campak, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan di rumah untuk meredakan gejalanya dan membantu proses pemulihan.
1. Istirahat Cukup: Pastikan anak mendapatkan istirahat yang banyak. Isolasi anak dari anggota keluarga lain yang belum mendapatkan imunisasi lengkap, terutama bayi dan balita, untuk mencegah penularan.



