Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iklan


Ciri-Ciri Campak pada Anak dan Cara Penanganan yang Tepat

Jika tidak ditangani dengan baik, campak bisa menyebabkan komplikasi serius. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang tua untuk memahami ciri-ciri campak dan cara penanganan yang tepat di rumah, terutama di awal gejala muncul.

Kesehatan  

Editor: Maya

Dok. RS Sari Asih Group
Advertisement

2. Penuhi Cairan Tubuh: Berikan banyak cairan, seperti air putih, jus buah, atau sup, untuk mencegah dehidrasi. Demam dan sariawan akibat campak dapat membuat anak malas makan dan minum.

3. Redakan Demam dan Nyeri: Berikan obat penurun demam seperti parasetamol sesuai anjuran dokter. Jangan berikan aspirin kepada anak karena bisa memicu komplikasi serius.

4. Atasi Batuk dan Pilek: Gunakan pelembap udara (humidifier) untuk meredakan batuk dan hidung tersumbat.

Baca juga:  Tak Hanya Anak-anak, Vaksinasi juga Penting untuk Orang Dewasa

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Meskipun gejala campak bisa diatasi di rumah, ada saatnya Anda harus segera membawa anak ke dokter. Segera cari pertolongan medis jika:

• Demam tinggi tidak turun setelah 3 hari.
• Muncul tanda-tanda dehidrasi (mulut kering, jarang buang air kecil).
• Batuk parah, sesak napas, atau nyeri dada.
• Anak menjadi sangat lemas, tidak responsif, atau mengalami kejang.

Baca juga:  Campak Merebak, Ini Panduan Orang Tua Mengenali dan Menanganinya pada Anak

Komplikasi serius seperti radang paru-paru (pneumonia), infeksi telinga, hingga radang otak (ensefalitis) bisa terjadi jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, konsultasikan kondisi anak Anda dengan dokteruntuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang benar.

Follow Berita infotangerang.co.id di Google News

(Mad/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement