“Hari ini kita melakukan kegiatan yang sangat penting dan monumental kita melakukan penandatanganan komitmen bersama penanganan banjir di Jabodetabekjur, masalah banjir dan longsor adalah masalah bersama dan saling keterkaitan antara satu daerah dengan daerah lainnya,” kata Tito.

Menurut Tito, pemerintah melihat ada kaitan antara daerah hulu terutama di daerah resapan air seperti di Bogor Cianjur dan kemudian daerah Tengah seperti Bogor kota Bogor Kabupaten serta Depok dan juga daerah-daerah hilir yaitu Jakarta, Tangerang, dan Bekasi.

“Kita melihat penanganan banjir masih dilakukan secara parsial karena apa yang terjadi di daerah hulu berpengaruh besar terhadap daerah tengah dan daerah hilir. Apa yang dilakukan daerah hilir juga sangat penting karena berpengaruh juga kepada daerah-daerah yang lain,” jelasnya.

Karena itu, kata Tito perlu dilakukan kegiatan kebersamaan upaya kerjasama antar daerah. untuk itulah presiden sudah mengadakan rapat langsung dengan kepala daerah terkait. Presiden meminta perlu adanya kerjasama terpadu antara daerah hulu tengah dan hilir. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *