KABUPATEN TANGERANG – Keluhan warga Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir tak kunjung selesai. Hal itu disebapkan sampai dengan saat ini derita banjir selama 3 bulan berjalan belum juga diatasi oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun pihak pengembang.
Kendati demikian, Pemkab Tangerang telah mendirikan posko kesehatan dan menyalurkan bantuan berupa obat-obatan dan sembako.
Lila salah satu warga yang terdampak banjir di RT 01 mengatakan, dirinya sangat menyayangkan dengan sikap pemerintah daerah yang tidak ada tindakan atas kondisi yang mereka alami.
“Bilangnya sedang mencari solusi dan mencari solusi tapi kampung kami terus kelelep (tenggelam),” keluh Lila.
Iwan warga lainnya juga mengeluh karena rumah yang sudah puluhan tahun dia tempati bersama anak dan istrinya kini sudah tidak dapat dihuni.
“Rumah saya sudah tidak bisa ditempati lagi, karena semua lantainya sudah tergenang air dan lumpur selama 3 bulan ini. Bahkan airnya sudah hitam dan membau, terpaksa kami sekeluarga harus mengungsi,” jelas Iwan kepada wartawan, Jumat (18/2/2022).
Banjir yang tidak kunjung surut hingga menimbulkan penyakit itu menjadi perhatian Forum Wartawan Jakarta Indonesia (FWJI DPW Banten).
Ketua FWJ Indonesia DPW Banten, Robby Liu, mengatakan seharusnya pemerintah segera mengambil tindakan yang tegas, karena masyarakat menderita kebanjiran sudah cukup lama dan keselamatan warga harus menjadi prioritas.
“Karena kita ketahui dampak banjir yang terlalu lama dapat menimbulkan berbagai penyakit kulit serta wargapun sulit untuk melakukan aktifitas. Apa lagi sebentar lagi kita memasuki bulan suci ramadhan bagaimana warga mau melaksanakan puasa dan ibadah kalau kondisi lingkunganya masih terendam air,” tegas Robby.
“Sebagai wadah wartawan dan kontrol sosial kami punya hak untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas,” tambahnya.
Seperti diketahui, seminggu yang lalu, Jumat (11/2/2022) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tangerang yang terdiri dari Sekban BPBD Tifna Purnama, Kasi Pembangunan dan Pemeliharaan SDA pada DBMSDA Agung Rumedi, Sekcam Teluknaga Tatang, Kades Tanjung Pasir Arun, Pengurus Forum PRB Firma Sinaga dan Sujito Staf Relokasi PT Agung Sedayu Group telah terjun langsung melihat kondisi banjir di Kampung Gaga.
Dalam kunjungannya, Sekban BPBD Tifna Purnama menjelaskan situasi banjir yang ada di Kampung Gaga sifatnya darurat. Pemkab Tangerang terus berupaya mencari solusi untuk menangani banjir yang tidak kunjung surut tersebut.
“Situasi ini sifatnya darurat penanganan, karena genangan air yang sudah terlalu lama. Kami mencoba untuk melakukan upaya-upaya penanganan banjir tersebut, makanya kami undang pihak-pihak terkait seperti DBMSDA, desa, kecamatan serta pengembang PT Agung Sedayu Group, secepatnya situasi ini harus ditangani,” tutur Tifna.
(Jar/Fan)



