INFOTANGERANG.CO.ID – Suasana santap siang di restoran Almaz Fried Chicken, Karang Tengah, Kota Tangerang, berubah mencekam pada Jumat (9/1/2026). Sebuah taksi listrik berwarna hijau lepas kendali hingga menabrak area pintu masuk restoran dan menyebabkan kerusakan material yang cukup serius.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, insiden ini bermula dari kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Taksi listrik tersebut awalnya diseruduk oleh sebuah mobil Mitsubishi Pajero saat hendak keluar dari sebuah tikungan. Akibat benturan itu, posisi taksi sempat menghalangi arus lalu lintas di lokasi kejadian.

Sopir taksi kemudian berupaya memundurkan kendaraannya agar pengemudi Pajero bisa menepi ke area masjid untuk menyelesaikan permasalahan. Namun, pengemudi Pajero tersebut justru tancap gas dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Melihat pelaku penabrakan kabur, sopir taksi diduga mengalami kepanikan luar biasa. Saat berusaha mengejar atau memosisikan ulang mobilnya, sopir diduga melakukan kesalahan fatal dengan salah menginjak pedal gas saat posisi transmisi berada di gigi mundur.

Mobil listrik tersebut melesat mundur tanpa kendali hingga menghantam bagian depan restoran. Detik-detik kejadian ini sempat terekam oleh kamera seorang warga yang sedang membuat konten di sekitar lokasi, memperlihatkan kerasnya benturan yang menghancurkan kaca dan furnitur restoran.

“Sopirnya panik karena mobil yang menabraknya kabur. Sepertinya niatnya mau cepat-cepat, tapi malah salah injak pedal sehingga mobil mundur kencang ke arah restoran,” ujar salah satu warga di lokasi.

Beruntung, meski bagian depan bangunan restoran mengalami kerusakan parah akibat hantaman kendaraan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau luka berat dalam peristiwa ini. Pengunjung yang berada di dalam restoran dilaporkan selamat meski mengalami trauma ringan akibat suara benturan yang keras.

Pihak kepolisian diharapkan segera mendalami kasus ini, termasuk mengejar pengemudi Pajero yang memicu awal kecelakaan. Insiden ini menjadi peringatan bagi para pengemudi untuk tetap tenang saat menghadapi situasi krisis di jalan raya guna menghindari kesalahan teknis yang membahayakan publik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *