Close Ads

Iklan - Scroll untuk membaca artikel ↓

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
15 hari
Menuju Pelantikan Pengurus SMSI Kabupaten Tangerang

FPII dan Dewan Pers Independen Mengecam Keras Pembunuhan Wartawan di Mamuju

Hukum & Kriminal, News  

Advertisement

JAKARTA – Ketua Presidium FPII yang juga ketua Dewan Pers Independen menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa pembunuhan sadis yang dialami Demas Laira wartawan salah satu media online di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Ketua Presidium FPII, Kasihhati dan Insan Pers yang tergabung di FPII meminta kepada kepolisian untuk dapat menangkap pembunuh sadis yang telah membunuh saudara satu profesi di Mamuju. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan pers tertulis, Jumat (21/8/2020).

Forum Pers Independen Indonesia dan Dewan Pers Independen berharap jurnalis yang ada di Mamuju Tengah, termasuk Pimpinan Redaksi di tempat korban bekerja tidak hanya mengecam perbuatan pelaku pembunuhan, tapi kita semua segera bertindak mencari semua informasi keterkaitan korban dengan peristiwa atau kasus yang pernah menjadi objek liputan korban.

Baca juga:  Sekelompok Geng Motor Mengeroyok Seorang Warga di Jatiwaringin

“Kita semua insan pers yang tergabung di FPII dan Dewan Pers Independen langsung bergerak mencari informasi, semua itu untuk di jadikan bukti petunjuk kepada pihak polisi untuk memudahkan pengungkapan kasus ini dan polisi bisa segera menangkap pelakunya,” tutur Kasihhati yang juga akrab disapa Bunda Kasihhati.

Kasihhati juga yakin dengan kemampuan dan kecanggihan Intelejen Polri maka kasus ini akan bisa segera terungkap. Sehingga motif pembunuhan bisa diketahui dan siapa dalang dari peristiwa ini.

Untuk menghindari kasus serupa terjadi kepada wartawan, Kasihhati menghimbau agar setiap wartawan yang menulis berita soal kasus membongkar penyimpangan oknum tertentu, agar lebih waspada dan tidak beraktifitas di luar rumah sendirian, selalu berkordinasi dengan teman-teman organisasi lain karena bersatu lebih baik daripada terpisah-pisah.

Baca juga:  Kesal Diklakson Truk Paket JNE Isi BBM, Polisi Tangkap Warga Karanganyar

“Semoga saudara kita yang telah mendahului kita mendapat tempat yang layak disisi Allah dan Husnul khotimah. Untuk kita yang di tinggalkan tetap waspada dan berusaha membantu pihak Kepolisian agar pelaku cepat tertangkap,” tutur Kasihhati.

Diketahui, korban Demas Laira pada hari Kamis 20 Agustus 2020 dini hari ditemukan terkapar di pinggir jalan oleh warga Dusun Salubijau, Kecamatan Karosa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat dalam kondisi tak bernyawa dengan sejumlah luka tusuk di bagian ketiak sebelah kiri dan dada. (Her/Red)

Advertisement
Scroll to Continue With Content

Iklan