Close Ads

Iklan - Scroll untuk membaca artikel ↓

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Habib Rizieq Shihab Jadi Tersangka, Polisi: Dua Upaya Paksa Pemanggilan/Penangkapan

DKI Jakarta, Hukum & Kriminal  

Kepulangan Habib Rizieq Shihab disambut ribuan massa FPI.
Advertisement

JAKARTA – Polisi tetapkan status 6 orang saksi menjadi tersangka dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan Polri akan melakukan upaya paksa dengan pemanggilan ataupun penangkapan.

Berikut daftar keenam tersangka tersebut:

  1. MRS selaku penyelenggara acara
  2. HU selaku ketua panitia acara
  3. A selaku sekretaris panitia
  4. MS sebagai penanggung jawab di bidang keamanan
  5. SL selaku penanggung jawab acara
  6. HI sebagai kepala seksi acara.

“Enam orang kita tingkatkan jadi saksi menjadi tersangka. MRS selaku penyelenggara acara disangkakan pasal 160 dan pasal 216,” kata Yusri dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Kamis (10/12/2020).

Baca juga:  Polda Banten Kawal Penerapan 'New Normal' Ratusan Personil Gabungan Akan Diterjunkan

Dilihat infotangerang.co.id melalui kanal Youtube kompastv, Yusri menegaskan Polri akan melakukan upaya paksa kepada keenam tersangka.

“Polri dalam hal ini akan menggunakan kewenangan upaya paksa yang dimiliki Polri sesuai peraturan perundang-undangan. Upaya paksa ada dua, dengan pemanggilan atau dengan lakukan penangkapan,” tutur Yusri.

Untuk diketahui, kasus yang menimpa keenam tersangka tersebut berawal dari acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan akad nikah putri MRS yang digelar di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu 14 November 2020. Acara itu menimbulkan kerumunan massa karena dihadiri masyarakat dengan jumlah yang tidak dapat dikendalikan serta tanpa mengindahkan protokol kesehatan. Polisi pun melakukan penyelidikan karena diduga ada unsur pidana dalam acara tersebut.

Baca juga:  Komitmen SMSI: Arahkan Anggota untuk Tetap UKW di PWI

Polisi dua kali memanggil MRS sebagai saksi untuk dimintai keterangan. Namun, MRS selalu mangkir dari panggilan polisi untuk diperiksa terkait kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. (Arf/Red)

Advertisement

Scroll to Continue With Content
Advertisement