Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


HUT DKI Jakarta, Sekjen Kemendagri Paparkan Capaian dan Tantangan ke Depan

DKI Jakarta  

Sekjen Kemendagri, Muhammad Hudori beri sambutan dalam rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta memperingati HUT ke 494 Kota Jakarta. (dok. Puspen Kemendagri)
Advertisement

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Muhammad Hudori membeberkan sejumlah capaian dan tantangan ke depan yang dihadapi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta. Menurutnya, letak geografis Provinsi DKI Jakarta yang strategis, ditambah lagi dengan jumlah penduduk yang cukup besar berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2020 yakni sebanyak 10,56 juta jiwa, merupakan sejumlah potensi yang dimiliki Kota Jakarta.

“Dengan persentase Penduduk Usia Produktif (15-64 tahun) sebesar 71,98% serta Indeks Pembangunan Manusia DKI Jakarta yang mencapai 80,77%, dan ini merupakan yang tertinggi di Indonesia,” kata Hudori dalam sambutannya pada rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta memperingati HUT ke 494 Kota Jakarta di ruang rapat Paripurna, Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Baca juga:  Pengusaha dan Youtuber Putra Siregar Ditangkap Bea Cukai

Dukungan sumber daya manusia maupun letak geografis yang strategis tersebut, masih menjadikan Jakarta sebagai pusat perekonomian dan keuangan terbesar di Indonesia. Meskipun pada kuartal pertama pada tahun 2021 ini Jakarta masih mencatat pertumbuhan yang minus (-1,65%), akan tetapi Jakarta mencatat realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 8,76 triliun (terbesar ketiga di Indonesia), dan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai US$ 1.003,5 juta.

Baca juga:  Kisah Perjalanan Nabila Maharani Seorang Cover Musik YouTube

“Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta masih merupakan yang terbesar (tahun 2020 tercatat 2.772,381 triliun) sehingga potensi untuk pulih dan tumbuh kembali sangat besar,” kata Hudori.

Selain capaian-capaian tersebut, terdapat beberapa hal yang perlu mendapat perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, antara lain angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), yaitu 8,51% (per-Februari 2021), Persentase Penduduk Miskin per-September 2020 mencapai 4,69% (nasional 10,19%) serta Gini Rasio yang mencapai 0,40 (nasional 0,385).

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement