Headline:
Permohonan Maaf Atas Down-Nya Website infotangerang.co.id Karena DDoS Attack
Advertisement - Scroll to continue with content

Imunisasi Lengkap Bisa Cegah Penyakit Berbahaya pada Anak

Foto: illustrasi imunisasi pada anak. (Dok. RS Sari Arih/infotangerang.co.id)

KESEHATAN – Demi menjaga tumbuh kembang Si Kecil tidak terganggu, imunisasi menjadi salah satu hal yang wajib diberikan pada mereka. Imunisasi sendiri berfungsi memberikan kekebalan tubuh secara buatan, agar anak terhindar dari penyakit di kemudian hari.

Dokter spesialis anak RS Sari Asih Ciledug, Kota Tangerang, dr. Arifin kurniawan K, SpA., MKes., CHt, menerangkan jika imunisasi merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan atau menimbulkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit yang spesifik.

“Dengan imunisasi memberikan dua kemungkinan, yang pertama bisa tidak terpapar penyakit, dan yang kedua, jikapun terpapar, itu hanya ringan,” ujar dr. Arifin.

Namun perlu dipahami jika imunisasi bukan memberikan kekebalan total terhadap seseorang, akan tetapi dapat mengurangi peluang untuk jadi sakit dan atau mempengaruhi berat ringannya suatu penyakit jika terpapar.

Baca juga:  Tips Mencegah "Lebar-an" Saat Lebaran

dr. Arifin mengatakan vaksin imunisasi sendiri terdiri dari dua program, yaitu program yang diinisiasi oleh pemerintah dan mandiri.

Terdapat pemikiran jika yang diinisiasi oleh pemerintah adalah program imuniasi wajib sehingga banyak yang berpendapat jika imunisasi lanjutan tidaklah wajib. Perjalanan imunisasi, kata dr. Arifin, terhadap seseorang cukup panjang. Dimana meskipun terlambat imunisasi masih bisa dilakukan dimana batas usia imunisasi lengkap itu hingga usia 18 tahun.

“Ini menjadi sebuah batasan yang dapat dikejar jika orang tua lupa memberikan imunisasi lengkap kepada anaknya, namun ada satu vaksin yang tidak bisa diberikan jika usianya sudah terlambat yaitu vaksin rotavirus untuk mencegah muntaber, karena vaksin ini diberikan tidak boleh lewat dari usia enam bulan,” terang dr. Arifin.

Baca juga:  Wajib Dikunjungi, Ingin Berswafoto ke Taman Potret Aja, Hanya 5 Langkah dari Tangcity Mall

dr. Arifin menjelaskan beberapa penyakit yang dapat dicegah atau diminimalisir dampaknya melalui imunisasi ialah hepatitis b, TBC (tuberkulosis), Polio, Difteri/tetanus/batuk rejan, campak dan rubella. Sedangkan untuk imunisasi lanjutan atau tambahan bisa mencegah beberapa penyakit berbahaya seperti ; Pneumonia dan meningitis, diare karena rotavirus, influenza, gondongan (mumps), Hepatitis A, kanker serviks, cacar air, ensefalitis hingga demam berdarah.

Jika orang tua merasa terlambat melakukan imunisasi terhadap anak, maka perlu didiskusikan terlebih dahulu kepada dokter di fasilitas kesehatan terdekat.

(Mad)