Selama Ramadan yang menjadi salah satu peak seasson jasa pengiriman pun JNE optimis pertumbuhan bisnis bisa mencapai 20 persen meski capaian itu dinilai lebih rendah dibandingkan capaian pada Ramadan sebelumnya yakni sebesar 30 persen.
“Kami terus melayani memberikan pelayanan ke masyarakat dan dengan adanya pembatasan sosial, masyarakat cukup tinggal di rumah, manfaatkan jasa pengiriman untuk memenuhi pengiriman barang-barang kebutuhan melalui berbagai saluran mulai dari telpon, email, media sosial serta aplikasi My JNE,” urai Feriadi.
Bagi masyarakat yang tidak bisa melakukan ritual mudik menyambut hari raya, JNE pun memberikan layanan Pesona atau Pesanan Oleh-oleh Nusantara hasil kerja sama dengan 2000 usaha kecil kuliner di berbagai daerah dengan lebih dari 6000 varian makanan. Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengirimkan oleh-oleh bagi kerabatnya di mana saja, tanpa harus melakukan mudik ke kampung halaman.
Saat ini JNE memiliki mitra kerja sama outlet sebanyak 6000 badan usaha yang tersebar di 7000 titik. Pihaknya masih membuka peluang kerja sama outlet dengan masyarakat yang ingin mengembangkan usaha. Mitra hanya perlu menyiapkan badan hukum, lokasi serta deposit sementara JNE akan melakukan pelatihan SDM.
“Silakan hubungi bagian retail JNE, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” kata Feriadi.
JNE juga menawarkan JNE Loyalty Card (JLC) bagi pelanggan setia agar bisa mendapatkan poin setiap melakukan transaksi dengan JNE. Poin itu bisa ditukar dengan berbagai hadiah setiap tahun. JLC menurut Feriadi, sangat membantu para mitra untuk mengembangkan jejaring usahanya.(Rls)

