“Hasil dari yang kita lihat langsung di lapangan, bahwa kampung ini kami menilai patut atau bisa dijadikan contoh dan menjadi barometer untuk dijadikan bagi desa-desa lain,” ujar Edy.
Hal itu dijelaskan Edy, di lihat dari tingkat kesadaran masyarakatnya yang tinggi akan pentingnya kesehatan dengan menggunakan masker bukan hanya yang dewasa saja melainkan sampai ke anak-anak.
“Masyarakatnya sadar akan pentingnya kesehatan dengan selalu mencuci tangan dan menggunakan masker, kita lihat kebersihannya juga sudah sangat bagus. Tadi sempat tanya kepada ketua RT dan pengurus Desa, bahwa setiap dua hari sekali dilakukan penyemprotan disinfektan,” terang Edy.
Orang nomor satu di jajaran Polsek Pakuhaji ini sangat mengapresiasi dan berharap agar kampung Pondok Kulon bisa jadi kampung percontohan.
Saya berharap kampung ini menjadi contoh kepada kampung-kampung lainnya, oleh sebab itu kami sangat mengapresiasi kepada kampung Pondok Kulon ini.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Pakuhaji H. Asmawi mengatakan, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk sinergitas tiga pilar, dalam rangka mewujudkan program pemerintah setelah melewati PSBB jilid tiga yang nantinya memasuki era baru New Normal.
“Kampung sehat ini bentuk aplikasi dimana New Normal di tetapkan oleh pemerintah akan dicoba diterapkan di kampung sehat ini. Diantaranya dengan menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak,” tutupnya. (Dhi/Red)

