Close Ads

Iklan - Scroll untuk membaca artikel ↓

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Advertisement


Klarifikasi Doifullah Ketua Kelompok Dituding Tahan ATM PKH dan Pungli BPNT

Kabupaten Tangerang  

Foto: klarifikasi Doifullah pendamping PKH di kantor kepala desa sukamanah, kecamatan rajeg, kabupaten tangerang. (dok. infotangerang.co.id)
Advertisement

KABUPATEN TANGERANG – Doifullah membantah telah menahan kartu ATM PKH dan pungli BPNT para KPM di Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg. Melalui komunitas wartawan yang tergabung dari Jurnalis Banten Bersatu, ia mengklarifikasi pemberitaan tersebut.

Doifullah mengatakan kabar itu tidak benar. Ia tidak pernah menahan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan melakukan pungli Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Saya tidak pernah nahan kartu ATM PKH keluarga penerima manfaat. Apalagi dibilang melakukan pungli BPNT sebesar 30 ribu rupiah itu sama sekali gak benar,” tutur Doifullah kepada wartawan di kantor kepala desa sukamanah, Kamis (07/01/2021).

Baca juga:  Pengajuan Bantuan Ditolak Pemerintah, Ketua RT dicaci Maki Warganya dan Dianggap Korupsi

“Saya mengakui memang benar akan memberikan klarifikasi pada minggu lalu setelah berita itu viral. Akan tetapi niat tersebut saya batalkan karena ada urusan lain yang tidak bisa ditinggalkan, jadi baru ada waktu hari ini untuk memberikan klarifikasi kepada wartawan dari JBB,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, berita dengan judul “Oknum Ketua Kelompok Diduga Tahan Kartu ATM PKH Desa Sukamanah” menjadi viral diberitakan sejumlah media online di Tangerang.

Baca juga:  Jamaah Salat Jumat Keluhkan Atap Masjid Al Azhom Bocor

Permasalahan timbul karena kartu ATM PKH yang semestinya dipegang oleh setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diduga tertahan oleh oknum ketua kelompok. Akibatnya, sejumlah warga yang berhak tidak bisa menggunakan manfaat bantuan dari pemerintah tersebut.

Doifullah telah memberikan klarifikasi dengan disaksikan Koordinator Kabupaten (Korkab), pendamping PKH, dan beberapa tokoh masyarakat. (Dhi/Red)

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement