PR TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan sebanyak 400 warga telah berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman pascabencana longsor dahsyat yang menerjang lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar, Bambang Imanudin, menyatakan bahwa pihaknya telah mengaktifkan serangkaian posko penanganan, mulai dari posko utama hingga posko lapangan yang terintegrasi dengan Basarnas di titik terdampak.

“Kami sudah menyiapkan sejumlah pos untuk penanganan korban. Dukungan logistik dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga sudah mulai disalurkan ke lokasi,” jelas Bambang di Bandung, Sabtu, 24 Januari 2026.

Kebutuhan Mendesak di Pengungsian

Mengingat banyaknya warga yang kehilangan tempat tinggal dalam sekejap, kebutuhan pokok menjadi prioritas utama. BPBD mengidentifikasi beberapa bantuan yang sangat mendesak saat ini, antara lain:

  • Perlengkapan Tidur: Matras dan selimut untuk menghadapi suhu dingin di lereng gunung.

  • Bahan Pokok: Pasokan pangan untuk kebutuhan harian pengungsi di tenda darurat.

  • Dukungan Medis: Penanganan bagi warga yang mengalami trauma maupun luka ringan.

Operasi Pencarian 82 Korban Hilang

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, mengungkapkan bahwa fokus utama tim SAR gabungan saat ini adalah menemukan 82 warga yang diduga masih tertimbun material tanah.

Dari total 113 warga yang langsung terpapar longsoran, data sementara menunjukkan:

  • 23 Orang: Selamat dan dalam penanganan medis.

  • 8 Orang: Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

  • 82 Orang: Masih dalam proses pencarian intensif.

Proses evakuasi ini dikoordinasikan langsung oleh Bupati Bandung Barat dengan melibatkan sinergi antara TNI, Polri, BPBD, dan Basarnas. Karena medan yang sulit dan kondisi tanah yang labil, tim terpaksa melakukan pencarian secara manual dengan bantuan anjing pelacak K9 untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah timbunan lumpur.

(AD/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *