LEBAK – Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cililitan di Kampung Sindangsari, Desa Bejod, Kecamatan Wanasalam ambruk saat aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) sedang berlangsung, Selasa (24/11/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun guru dan puluhan siswa mengalami syok dan trauma.
Dari informasi yang dihimpun, sebelum ambruk, sejumlah guru dan siswa MI yang jumlahnya hampir 70 tersebut saat itu anak-anak sedang berada di ruang kelas hendak melakukan aktifitas belajar mengajar. Belajar tatap muka dilakukan karena kondisi jaringan internet yang tidak memungkinkan dan minimnya masyarakat yang memiliki handphone android. Saat siswa dan guru konsentrasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), terdengar suara keras yang diiringi dengan getaran serta retakan tembok kelas, seketika membuat guru dan semua siswa berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
“Saya sedang membagikan tugas kepada siswa, tiba-tiba ruang guru yang ada di sebelah kelas ambruk, membuat kami kalang kabut dan langsung anak-anak saya giring keluar kelas untuk menyelamatkan diri,” kata Ita Rosita salah seorang guru kelas di MI tersebut.
Dikatakan Ita, ruang guru yang roboh tersebut juga berimbas pada ruang kelas yang saat itu siswa sedang KBM. Bagian atap ruang kelas sebagian ikut roboh karena empat ruang yang dimiliki MI Cililitan semuanya satu atap.
“Kami sangat syok pak, apalagi melihat anak-anak saat kejadian histeris dan nangis. Namun untungnya tidak ada korban jiwa karena kami langsung berhamburan keluar,” ujarnya.
Saat terjadi musibah, lanjut Ita, saat itu tidak ada hujan atau angin kencang. Robohnya ruang kelas tersebut akibat struktur bangunannya yang sudah rapuh. Ditambah lagi belum lama ini diguncang gempa yang membuat beberapa tembok kelas retak.
“Kejadian ini sudah kami laporkan ke korwil kecamatan yang nantinya dilaporkan di Kementerian Agama Lebak,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala kantor Kementerian agama (Kemenag) Lebak, Ahmad Tohawi saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi kejadian yang dipimpin oleh Kasubag.
“Iya saya sudah memerintahkan Kasub untuk meninjau lokasi kejadian, karena saya saat ini sedang ada di Bogor,” tutur Tohawi. (Arf/Red)
Source: SMSI Kabupaten Tangerang.


