Hal tersebut berdasarkan penyelidikan dan olah kejadian perkara oleh pihak kepolisian setelah mendapat laporan kematian buruh tersebut.
Menurut Feby, HTN nekat melakukan aksi bunuh diri karena masalah ekonomi. HTN diduga menghabisi nyawanya dengan cara memotong urat nadi karena depresi akan di PHK dari tempatnya bekerja.” Baru akan di PHK, sementara istrinya sedang dirawat karena kecelakaan,” kata Feby. (Red)


