Dari tangan mereka, polisi menyita ribuan butir obat jenis Tramadol, Trihexyphenidyl, dan Hexymer. Analogi yang disampaikan Kapolresta cukup menohok: jika satu butir dikonsumsi satu orang, maka ada 10.779 potensi penyalahgunaan yang berhasil dipatahkan.
Meski ribuan barang bukti kini menumpuk di Mapolresta Tangerang untuk segera dimusnahkan, Kombes Pol Andi Indra mengingatkan bahwa tugas menjaga keamanan bukan hanya milik polisi.
Ia menitipkan pesan mendalam bagi para orang tua di Tangerang. Pengawasan terhadap anak-anak, terutama pada malam hari, menjadi kunci utama mencegah mereka terjerumus dalam euforia negatif seperti perang sarung, balap liar, hingga jeratan narkotika.
“Kami akan terus melakukan penindakan tegas dan berkelanjutan. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” pungkasnya.
(AD/Rdk)



