KABUPATEN TANGERANG – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang Sangki Wahyudin menegaskan wartawan harus mengedepankan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

“Jangan karena isu seksi dan menarik, wartawan mengabaikan kode etik jurnalistik,” tutur Sangki Wahyudin saat menjadi narasumber di acara “Peningkatan SDM Dalam Menerapkan Kode Etik Jurnalistik” yang digelar grup media lensametro.com dan suarabantennews.com di eMTe Highland Resort, Jalan Raya Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/12/2020).

Menurut Sangki, Kode Etik Jurnalistik adalah landasan utama yang harus dimiliki seorang reporter. Selain itu, keseimbangan berita dari karya jurnalistik juga sebuah keharusan.

Cover both set sangat penting agar tercipta karya jurnalistik yang berimbang dan objektif,” tandasnya.

Di kesempatan yang sama, ketua pelaksana acara Joewanda mengatakan pihaknya menggelar acara tersebut bertujuan agar para awak di grup media online suarabantennews.com dan lensametro.com bisa menerapkan Kode Etik Jurnalistik di lapangan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan support, sehingga acara ini bisa terlaksana,” kata Joewanda yang juga sebagai redaktur lensametro.com.

Sementara itu, CEO suarabantennews.com dan lensamtero.com Ai Ratna Sriningsih berharap seluruh awak di grup tersebut terus meningkatkan SDM di setiap lini.

“Saya hanya mengatakan tetap semangat dan solid,” kata Ai Ratna yang juga Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Tangerang.

Dalam kegiatan di acara itu juga diisi oleh penulis buku ‘Bahasa Berita Atrma Draconia dan Muhammad Romly’.

Acara Peningkatan SDM Dalam Menerapkan Kode Etik Jurnalistik tersebut dihadiri perwakilan dari Diskominfo Kabupaten Tangerang. (Dhi/Red)

Source: SMSI Kabupaten Tangerang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *