Close Ads
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Advertisement


Sidang Perdana Kasus Pengeroyokan Wartawan di SPBU Pasir Gadung Cikupa, Hanya 1 Terdakwa

Hukum & Kriminal  

Sidang perdana kasus pengeroyokan wartawan di SPBU Pasir Gadung Cikupa, Kabupaten Tangerang. (Rivan Majid Reza/infotangerang.co.id)
Advertisement

KOTA TANGERANG – Kasus wartawan dikeroyok di SPBU bernomor 34-15715 Jalan Raya Otonom Cikupa, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang memasuki babak baru.

Satu orang dari pihak SPBU menjadi terdakwa dalam kasus tersebut, 4 orang lainnya masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO atas peristiwa pengeroyokan wartawan pada 24 Oktober 2022 lalu.

Pelapor inisial FA dan 4 saksi datang ke Pengadilan Negeri Tangerang didampingi oleh Kuasa Hukum Ujang Kosasih & Partner, Kamis (19/1/2023).

Saat sidang berlangsung, saksi FA dicecar sejumlah pertanyaan oleh majelis hakim dan penasehat hukum dari pelaku.

Baca juga:  Menuju Era Adaptasi Kebiasaan Baru, Ditsamapta Polda Banten Operasi Aman Nusa II

“Berawal dari kecurigaan para korban melihat motor Suzuki Thunder bulak balik mengisi BBM di SPBU Cikupa. Kemudian kita mengonfirmasi ke bagian operator yang berseragam merah. Memudian operator menjawab ke pengawas aja. Tak lama kemudian munculah pengawas berseragam hitam (Erwin) selaku pengawas SPBU Cikupa. Kemudian terjadi keributan hingga berahir penganiayaan terhadap 4 wartawan,” ujar FA menjawab pertanyaan majelis hakim.

Sementara itu, pelaku Erwin pada saat ditanya hakim mengakui bahwa dirinya menendang korban (FA), selanjutnya saksi Reza memperkuat keterangan di ruang sidang bahwa Erwin selain menendang juga memukul kepala korban.

Baca juga:  3 Pelaku Pembunuhan Remaja di Pagedangan Ditangkap Polisi: Pelaku Sakit Hati dan Sering Dihina

“Saudara saksi apakah ada aturan yang mengatur bahwa wartawan boleh atau punya kapasitas untuk mengawasi BBM,” tanya kuasa hukum pelaku kepada saksi.

Advertisement

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement