Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Skrining Hipotiroid Kongenital Mencegah Kelainan pada Anak

Kesehatan  

Dokter Umum RS Sari Asih Karawaci, dr. Muhammad Rizdimas Ridho Putra: skrining hipotiroid kongenital mencegah kelainan pada anak. (RS Sari Asih Group/infotangerang.co.id)
Advertisement

Kondisi hipotiroid kongenital disebutkan dr. Muhammad Rizdimas Ridho Putra, akan menjadi lebih berat pada bayi jika ibu bayi lalai melakukan pemeriksaan atau kontrol rutin kepada petugas medis.

“Pada bayi yang mengalami gejala tersebut bisa terlihat dari bayi yang kurang aktif bergerak, enggan menyusu, kulit kuning, sering tersedak saat minum, lidah membesar dan konstipasi atau gangguan buang air besar serta lainnnya,” tambahnya.

Baca juga:  Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Terbaik di Banten Ada di RS Sari Asih, Pilihan Tepat untuk Kesehatan Wanita

Ada banyak pemeriksaan menurutnya, salah satu pemeriksaan yang dilakukan saat bayi baru lahir itu adalah skrining hipotiroid kongenital.

Skrining tiroid dilakukan pada bayi saat hari kedua sampai ke empat kala masih berada di rumah sakit. Dengan adanya skrining tersebut dapat mencegah kelain pada bayi lebih parah.

Baca juga:  Sering Marah Meledak Tak Terkendali? Bisa Jadi Gangguan Bipolar

Skrining hipotiroid ini sangat penting dilakukan pada bayi yang baru lahir untuk mencegah keterlambatan dan bayi dapat segera mendapatkan penanganan serta pengobatan optimal sehingga tumbuh kembangnya seperti apa yang diharapkan kedua orang tuanya,” saran dr. Muhammad Rizdimas Ridho Putra.

(Mad/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement