Dikatakan Jokowi, selain vaksin dalam bentuk jadi, akan datang vaksin dalam bentuk bahan baku pada bulan ini dan bulan depan yang nantinya akan diolah mandiri oleh BUMN.
“Selain vaksin dalam bentuk jadi, pemerintah juga akan mendatangkan 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku pada bulan ini. Sementara Januari mendatang, sebanyak 30 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku yang nantinya akan diproses lebih lanjut oleh Bio Farma selaku BUMN produsen vaksin,” tuturnya.
Namun, wilayah Indonesia yang terbentang luas tak memungkinkan bagi pemerintah untuk melakukan vaksinasi secara serempak. Untuk itu, Presiden mengajak seluruh pihak agar tetap mengikuti petunjuk yang akan diberikan pemerintah.
“Terakhir, meski vaksin sudah ada, kita tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan, tetap disiplin dalam 3M. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkahi kita untuk bisa melewati ujian wabah ini,” kata Presiden Jokowi. (Jhn/Red)



