JAKARTA – Seorang pemulung lari ketakutan setelah terkena razia dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat sedang mencari rongsokan di Kota Depok.

Ia adalah Ibu Darmini yang kebingungan mencari nafkah untuk menghidupi 12 orang cucunya, terlebih dirinya tidak mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah setempat.

Kisah Darmini viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @rina.senja. Dalam unggahannya Rina memperlihatkan foto serta video Darmini yang tengah lari ketakutan terhadap Satpol PP yang tengah patroli.

Ia juga meminta satpol PP untuk mengembalikan gerobak Darmini karena itu mata pencariannya sehari-hari. Gerobak tersebut digunakan untuk mengangkut barang rongsokan yang dikumpulkan.

Dikutip akun @rina.senja, ia meminta tolong kepada Satpol PP untuk mengembalikan gerobak Darmini karena gerobak itu sangat berarti buat beliau untuk menghidupi ke 12 orang cucunya. Darmini lari ketakutan meninggalkan nasi bungkus beserta gerobaknya pada saat razia tersebut.

Akun tersebut menjelaskan, Darmini bukan seorang pengemis ia hanya bekerja mencari rongsokan bersama suaminya. Niat bukan mau ngemis, suami istri jadi memulung mencari barang rongsokan sampai ke pinggir kali, Bansos dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) karena corona juga gak dapet.

“Pemulung bukan profesi hina atau ngemis, mereka cari barang-barang bekas untuk ditukar beras buat makan. Mereka tidak merugikan siapapun apalagi Pemerintah kalaupun ada yang ngasih itu sedekah,” tulis akun @rina.senja.

Diketahui Ibu Darmini tinggal di kampung Lio RT 03 RW 19 jalan baru Plenongan Depok baru, tepatnya di belakang Kantor Walikota Depok. (Map/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *